Kim Jong Un Kirim Kode Rahasia untuk Mata-mata Lewat YouTube, Pakar Teknologi: Itu Hoaks

Kompas.com - 31/08/2020, 10:51 WIB
Foto tak bertanggal yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 24 Mei 2020 menunjukkan Kim Jong Un menghadiri rapat Komisi Militer Pusat Partai Buruh, mendiskusikan kebijakan baru meningkatkan pencegahan perang nuklir. AFP/KCNA VIA KNS/STRFoto tak bertanggal yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 24 Mei 2020 menunjukkan Kim Jong Un menghadiri rapat Komisi Militer Pusat Partai Buruh, mendiskusikan kebijakan baru meningkatkan pencegahan perang nuklir.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Menurut sumber media Korea Selatan, Pyongyang mengirim kode rahasia untuk 'mata-mata' melalui YouTube untuk pertama kalinya namun berita itu terkonfirmasi hoaks.

Melansir Russian Today, Korea Utara dirumorkan untuk pertama kalinya menggunakan saluran YouTube untuk mengirim pesan rahasia ke mata-matanya di seberang perbatasan, demikian lapor media Korea Selatan.

Pada Sabtu kemarin (29/8/2020), Korea Utara dirumorkan telah menyiarkan pesan berkode kepada agennya, menggunakan YouTube dan bukan gelombang radio, menurut laporan Kantor Berita Yonhap dan outlet Selatan serta media internasional lain.

Baca juga: Kim Jong Un: Topan Bavi Hanya Sebabkan Kerusakan Kecil di Korea Utara

Pesan itu dibacakan oleh seorang penyiar wanita dan berisi kalimat seperti "Nomor 23 pada Halaman 564, nomor 19 pada Halaman 479" dan ditujukan ke “Nomor 719 agen ekspedisi".

Kode itu mirip contoh kriptografi teruji yang digunakan Pyongyang juga Seoul selama Perang Dingin untuk mengomunikasikan perintah kepada agen mereka di perbatasan antar-Korea.

Sebuah buku referensi diperlukan untuk mengurai maknanya.

Pesan dari Utara itu mulai dikirim lagi sejak beberapa tahun lalu setelah lama tidak berlangsung. Saat itu, pemerintahan konservatif yang memusuhi Pyongyang sedang berkuasa di Seoul.

Baca juga: Di Tengah Kabar Kim Jong Un Koma, Korea Utara Luncurkan Website Larangan Merokok

Pesan tersebut diliput secara luas oleh berita lokal, dengan tabloid Barat yang menyampaikan kepada pembacanya sebagai siaran "menyeramkan" yang mungkin dikirim oleh Kim Jong Un kepada mata-matanya.

Setelah sikap politik di Selatan bergeser ke arah pemulihan hubungan di bawah kepemimpinan baru, perhatian kepada sinyal Korut untuk mata-mata mereka mulai menyusut.

Rumor soal pesan rahasia yang dikirim via YouTube dan bukan radioa pada Sabtu kemarin itu dianggap menunjukkan keterbukaan Pyongyang terhadap teknologi modern dalam melancarkan misi spionase.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X