Di Tengah Kabar Kim Jong Un Koma, Korea Utara Luncurkan Website Larangan Merokok

Kompas.com - 24/08/2020, 21:04 WIB
Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un mengadakan rapat darurat bersama politbiro pada Sabtu (25/7/2020), ketika ada dugaan kasus virus corona muncul di Korut. KCNA via REUTERSPemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un mengadakan rapat darurat bersama politbiro pada Sabtu (25/7/2020), ketika ada dugaan kasus virus corona muncul di Korut.

PYONGYANG, KOMPAS,com - Korea Utara dilaporkan meluncurkan situs berisi larangan merokok, di tengah rumor pemimpin mereka Kim Jong Un koma.

Pusat penelitian anti-rokok pada Juli lalu meluncurkan situs "anti-rokok 1.0", yang disebar di segala jaringan komputer negeri tertutup itu.

Berdasarkan laporan Meari via Yonhap, dalam situs itu tertuang informasi yang diberikan pemerintah mengenai cara berhenti merokok.

Baca juga: Rumor Kim Jong Un Koma, Ini 5 Keanehan di Korut dalam Sebulan Terakhir

Situs itu dilaporkan tidak bisa diakses mengingat ketatnya kontrol yang dilakukan oleh Pyongyang lewat jaringan mereka, Kwangmyongsong.

Dilaporkan India.com Senin (24/8/2020), Korea Utara sengaja memblokir internet mereka dari jaringan global agar tak ada yang mencari informasi soal mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, Korut disebut mulai menggalakkan kampanye anti-rokok, di mana mereka melarang impor tembakau.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, negara yang menganut ideologi Juche tersebut juga memasang rambu dilarang merokok di bangunan serta tempat umum.

Meski begitu, Yonhap melaporkan bahwa Kim Jong Un sering terlihat dalam foto mengobrol bersama seseorang dengan cerutu di tangannya.

Kim juha dikenal sebagai perokok berat. Dalam perjalanan ke Vietnam untuk bertemu Presiden AS Donald Trump, keretanya disebut berhenti supaya dia bisa merokok.

Dalam foto yang dipublikasikan, nampak sang pemimpin tertinggi memegang rokok, dengan adik sekaligus penasihatnya, Kim Yo Jong, memegang asbak.

Adapun situs anti-rokok yang digencarkan oleh Korea Utara terjadi di tengah rumor bahwa Kim generasi ketiga itu mengalami koma.

Klaim tersebut diutarakan oleh mantan pejabat di era Presiden Korea Selatan Kim Dae-jung, Chang Song-min, kepada media setempat.

Chang bahkan menyatakan bahwa kondisi koma yang diderita Kim Jong Un sudah berlangsung berbulan-bulan, dengan semua foto dia muncul hanyalah rekayasa.

Baca juga: Kim Jong Un Disebut Sudah Koma Selama Berbulan-bulan


Sumber india.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X