Israel Temukan Harta Karun 425 Koin Emas di Bawah Tanah, Peninggalan Dinasti Abbasiyah

Kompas.com - 24/08/2020, 16:33 WIB
Arkeolog Israel, Shahar Krispin, menghitung koin emas yang terkubur dalam bejana tembikar yang ditemukan di sebuah situs arkeologi di Israel pada Selasa pekan lalu (18/8/2020). Arkeolog Israel telah mengumumkan penemuan harta karun koin emas dari periode kehalifahan Islam periode awal di Yavne. Sebanyak 425 keping koin emas ditemukan, sebagian besar berasal dari Dinasti Abbasiyah sekitar 1.100 tahun lalu. AP Photo/Sipa Press, Heidi Levine, PoolArkeolog Israel, Shahar Krispin, menghitung koin emas yang terkubur dalam bejana tembikar yang ditemukan di sebuah situs arkeologi di Israel pada Selasa pekan lalu (18/8/2020). Arkeolog Israel telah mengumumkan penemuan harta karun koin emas dari periode kehalifahan Islam periode awal di Yavne. Sebanyak 425 keping koin emas ditemukan, sebagian besar berasal dari Dinasti Abbasiyah sekitar 1.100 tahun lalu.

TEL AVIV, KOMPAS.com – Arkeolog Israel mengumumkan pada Senin (24/8/2020) mengenai penemuan harta karun ratusan koin emas berusia lebih dari 1.000 tahun.

Koin-koin tersebut ditemukan setelah dilakukan penggalian di dekat pusat Kota Yavne sebagaimana dilansir dari Associated Press, Senin.

Sebanyak 425 koin emas berhasi diselamatkan. Sebagian besar koin tersebut berasal dari periode Dinasti Abbasiyah sekitar 1.100 tahun lalu.

Arkeolog dari Israel Antiquities Authorities Liat Nadav-Ziv dan Elie Haddad dalam sebuah pernyataan bersama mengatakan itu adalah temuan yang sangat langka.

Baca juga: Temukan Harta Karun Rp 13 Miliar, Pria AS Akhiri Perburuan 10 Tahun

Mereka mengatakan harta karun tersebut digali dan ditemukan oleh sukarelawan berusia muda.

Seorang ahli koin, Robert Kool, mengatakan bahwa analisis awal dari tanggal koin menunjukkan bahwa koin itu berasal dari akhir abad ke-9.

Era itu dianggap sebagai masa kejayaan Dinasti Abbasiyah yang menguasai sebagian besar wilayah timur Eropa dan Afrika Utara.

Penemuan itu salah satu temuan harta karun berskala besar yang ditemukan di Israel.

Baca juga: Buku Harian Nazi Ungkap Lokasi Harta Karun Perang Dunia II, Terkubur di Bawah Istana

Pada 2015, penyelam amatir menemukan sekitar 2.000 koin emas di lepas pantai kota pelabuhan kuno Caesarea.

Koin emas tersebut diyakini yang berasal dari periode Dinasti Fatimiyah pada abad ke-10 dan ke-11.

"Mudah-mudahan studi tentang penimbunan koin ini akan memberi tahu kita lebih banyak tentang periode yang masih sangat sedikit kita ketahui," kata Kool.

Kool menambahkan dengan uang sebanyak itu, seseorang dapat membeli rumah mewah di salah satu lingkungan terbaik di Fustat, ibu kota Mesir yang sangat kaya pada masa itu.

Baca juga: Puluhan Orang Berburu Harta Karun Makam Kuno Wong Kalang di Hutan Blora

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Global
Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Global
Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Global
11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

Global
Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Global
Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Global
Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Global
Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Global
Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Global
Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Global
komentar
Close Ads X