Hendak Main Golf, Trump Mampir Jenguk Adiknya yang Sakit Parah di New York

Kompas.com - 15/08/2020, 07:02 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat tiba di Rumah Sakit Presbyterian New York, untuk menjenguk adik laki-lakinya yang sakit parah, pada Jumat (14/8/2020). REUTERS/SARAH SILBIGERPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat tiba di Rumah Sakit Presbyterian New York, untuk menjenguk adik laki-lakinya yang sakit parah, pada Jumat (14/8/2020).

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) pada Jumat (14/8/2020) menjenguk adik laki-lakinya, Robert Trump, yang sakit parah.

Trump membesuk adiknya di sebuah rumah sakit di New York, di mana Robert dirawat karena penyakit yang dirahasiakan.

Presiden ke-45 AS itu terlihat mengenakan masker saat tiba di Rumah Sakit Presbyterian New York, dan masuk lewat pintu belakang.

Baca juga: Dipuji Trump Tak Caplok Tepi Barat, Ini Bantahan Israel

Ia berada di sana sekitar 45 menit, menurut jurnalis AFP yang meliput besukan tersebut.

Laporan media-media AS mengabarkan, adik laki-laki Trump sakit parah tapi tidak ada rincian lebih lanjut.

Trump saat itu dalam perjalanan ke klub golfnya di dekat Bedminster, New Jersey, dan ia mampir ke New York.

Kepada wartawan dia berkata, adiknya mengalami masa-masa sulit.

Baca juga: Kenapa Trump Sebut Cawapres Kamala Harris Wanita Gila? Begini Ceritanya...

Meski popularitas sang adik jauh di bawah kakaknya, Robert Trump sudah lama menjadi bagian integral dari gurita bisnis real estate keluarga, dan sangat setia pada presiden.

Contohnya, Robert Trump sempat menggugat ke pengadilan untuk membatalkan penerbitan buku dari keponakannya, Mary Trump, yang berjudul "Too Much and Never Enough: How My Family Created World's Most Dangerous Man".

Buku itu menggambarkan Donald Trump sebagai "aib" karena lahir dari keluarga "beracun", kata Robert Trump.

Perintah penahanan penerbitan sempat diterapkan pengadilan, tapi hakim mencabutnya pada Juli sehingga buku itu bisa terbit.

Pada konferensi pers Presiden Trump menyebut adiknya "luar biasa" dan mengatakan mereka "memiliki hubungan baik sejak lama, sejak hari pertama".

Baca juga: Trump Umumkan Perjanjian Damai antara Israel dan Uni Emirat Arab


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Upaya Anwar Ibrahim Gulingkan Muhyiddin | Xi Jinping Bela Ambisi China di PBB

[POPULER GLOBAL] Upaya Anwar Ibrahim Gulingkan Muhyiddin | Xi Jinping Bela Ambisi China di PBB

Global
Pasukan Taliban Kembali Perangi Pasukan Afghanistan Setelah Dibebaskan

Pasukan Taliban Kembali Perangi Pasukan Afghanistan Setelah Dibebaskan

Global
Kim Jong Un Terima Sekeranjang Bunga dari Presiden Joko Widodo

Kim Jong Un Terima Sekeranjang Bunga dari Presiden Joko Widodo

Global
Dikira Makanan Bayi, Nenek Suapi Cucunya Cairan Hand Sanitizer

Dikira Makanan Bayi, Nenek Suapi Cucunya Cairan Hand Sanitizer

Global
Gadis Penggemar K-Pop Ini Dapat Kejutan Poster Kim Jong Un di Pesta Ulang Tahun

Gadis Penggemar K-Pop Ini Dapat Kejutan Poster Kim Jong Un di Pesta Ulang Tahun

Global
Untuk Pertama Kalinya Presiden Duterte Kritik China di Sidang Umum PBB

Untuk Pertama Kalinya Presiden Duterte Kritik China di Sidang Umum PBB

Global
China Dituduh Pengaruhi Barbados agar Copot Ratu Inggris sebagai Kepala Negara

China Dituduh Pengaruhi Barbados agar Copot Ratu Inggris sebagai Kepala Negara

Global
Perempuan Berdaya: 'Diet Jepang 1975', Rahasia Panjang Umur Wanita Jepang

Perempuan Berdaya: "Diet Jepang 1975", Rahasia Panjang Umur Wanita Jepang

Global
Presiden Korea Selatan Ingin Akhiri Perang dengan Korea Utara

Presiden Korea Selatan Ingin Akhiri Perang dengan Korea Utara

Global
Tanggapi Anwar Ibrahim, Muhyiddin: Saya Masih PM Malaysia yang Sah

Tanggapi Anwar Ibrahim, Muhyiddin: Saya Masih PM Malaysia yang Sah

Global
'Roller Coaster' Politik Anwar Ibrahim: Bangkit, Jatuh, dan Bangkit Lagi

"Roller Coaster" Politik Anwar Ibrahim: Bangkit, Jatuh, dan Bangkit Lagi

Global
Ratusan Paus Pilot Mati Masal di Perairan Selatan Australia

Ratusan Paus Pilot Mati Masal di Perairan Selatan Australia

Global
Vietnam Dianggap Berhasil Tangani Gelombang Kedua Covid-19, Apa yang Bisa Dipelajari?

Vietnam Dianggap Berhasil Tangani Gelombang Kedua Covid-19, Apa yang Bisa Dipelajari?

Global
Putin Sindir Sanksi AS dan Uni Eropa: Pembebasan Sanksi Akan Jadi Penolong Perekonomian

Putin Sindir Sanksi AS dan Uni Eropa: Pembebasan Sanksi Akan Jadi Penolong Perekonomian

Global
Trump Mengecam China saat PBB Memperingatkan 'Perang Dingin'

Trump Mengecam China saat PBB Memperingatkan "Perang Dingin"

Global
komentar
Close Ads X