Dipuji Trump Tak Caplok Tepi Barat, Ini Bantahan Israel

Kompas.com - 14/08/2020, 15:00 WIB
President Donald Trump speaks during a briefing with reporters in the James Brady Press Briefing Room of the White House, Tuesday, Aug. 4, 2020, in Washington.(AP Photo/Alex Brandon) Alex BrandonPresident Donald Trump speaks during a briefing with reporters in the James Brady Press Briefing Room of the White House, Tuesday, Aug. 4, 2020, in Washington.(AP Photo/Alex Brandon)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump memuji penangguhan pencaplokan Tepi Barat oleh Israel.

Menurutnya, itu adalah sebuah “konsesi besar” agar mencapai kesepakatan perjanjian damai antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA).

Hal itu diucapkan Trump pada Kamis (13/8/2020) malam sebagaimana diwartakan Haaretz.

Sebelumnya, Israel dan UEA telah menorehkan sejarah dengan melakukan kesepakatan damai yang akan mengarah pada normalisasi hubungan diplomatik antara kedua negara.

Baca juga: Israel-UEA Jalin Kembali Hubungan Diplomatik, Ini Respons Beberapa Negara

"Israel setuju untuk tidak mencaplok bagian Tepi Barat. Ini adalah konsesi yang sangat cerdas oleh Israel. Itu tidak akan dibahas (lebih lanjut) untuk sekarang," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih.

Namun, pernyataan Trump tersebut berlawanan dengan pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dia menyatakan bahwa tidak ada perubahan rencana tentang aneksasi Tepi Barat sebelumnya bahwa aneksasi dan Netanyahu menegaskan bahwa dia tetap "berkomitmen untuk itu".

Seorang politikus Israel yang minta identitasnya dirahasiakan menyatakan pencaplokan Tepi Barat masih ada di dalam rencana mereka dan mereka berkomitmen untuk itu.

Baca juga: Perjanjian Israel-UEA Digadang sebagai Langkah Besar Menuju Perdamaian

“Pemerintahan Trump meminta untuk sementara menangguhkan pengumuman (aneksasi) untuk pertama-tama menerapkan perdamaian bersejarah dengan UEA," kata dia.

Ditanya tentang pernyataan Netanyahu tersebut, Trump menjawab bahwa dia enggan membicarakannya lebih lanjut.

"Saat ini sudah tidak mungkin, saya tidak dapat membicarakannya saat nanti. Itu pernyataan besar, tapi sekarang sudah tidak mungkin (dijawab),” kata Trump.

Duta Besar AS untuk Israel David Friedman mengatakan bahwa rencana aneksasi terhadap Tepi Barat untuk saat ini memang tidak ada. Namun dia kembali menegaskan bahwa rencana tersebut tidaklah permanen.

Baca juga: Soal Caplok Tepi Barat, PM Israel: Ditunda, Bukan Dibatalkan

Halaman:

Sumber Haaretz
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 'Pemulung' 5 Hari Tertimbun Longsoran Sampah Setinggi 30 Meter di India

Bocah "Pemulung" 5 Hari Tertimbun Longsoran Sampah Setinggi 30 Meter di India

Global
Pilpres AS 2020: Siapa Capres Idaman China, Iran, dan Rusia?

Pilpres AS 2020: Siapa Capres Idaman China, Iran, dan Rusia?

Global
Kisah Pulau Paling Terpencil di Dunia, Tak Terjamah Virus Corona dan Bisa Dengar Suara Rumput

Kisah Pulau Paling Terpencil di Dunia, Tak Terjamah Virus Corona dan Bisa Dengar Suara Rumput

Global
Seorang Anak 11 Tahun Bunuh Diri Diduga karena Game Online 'Tantangan Horor'

Seorang Anak 11 Tahun Bunuh Diri Diduga karena Game Online "Tantangan Horor"

Global
Kisah Misteri: Peter Stumpp, Manusia Serigala dari Bedburg

Kisah Misteri: Peter Stumpp, Manusia Serigala dari Bedburg

Global
Akan Pulang ke Rusia, Alexei Navalny Ancam Putin

Akan Pulang ke Rusia, Alexei Navalny Ancam Putin

Global
Di Luar Dugaan, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Benua Afrika Lebih Rendah dari Lainnya

Di Luar Dugaan, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Benua Afrika Lebih Rendah dari Lainnya

Global
Format Debat Capres AS Akan Diganti, Ini Tanggapan Timses Trump dan Biden

Format Debat Capres AS Akan Diganti, Ini Tanggapan Timses Trump dan Biden

Global
Debat Pertama Pilpres AS Kacau, Formatnya Akan Diganti

Debat Pertama Pilpres AS Kacau, Formatnya Akan Diganti

Global
Biden Sebut 'Insya Allah' Saat Tanggapi Masalah Pajak Trump dalam Debat Capres AS Pertama

Biden Sebut "Insya Allah" Saat Tanggapi Masalah Pajak Trump dalam Debat Capres AS Pertama

Global
Keracunan Novichok, Alexei Navalny Tuduh Putin Dalangnya

Keracunan Novichok, Alexei Navalny Tuduh Putin Dalangnya

Global
Inggris Akan Langgar Ketentuan Brexit, Uni Eropa Tempuh Jalur Hukum

Inggris Akan Langgar Ketentuan Brexit, Uni Eropa Tempuh Jalur Hukum

Global
Seorang Wanita Muslim Hamil Diinjak dan Ditinju di Kafe oleh Seorang Pria Islamofobia

Seorang Wanita Muslim Hamil Diinjak dan Ditinju di Kafe oleh Seorang Pria Islamofobia

Global
Pengakuan 'Twitter Killer', Bunuh 9 Orang via Media Sosial dan Mutilasi Korbannya

Pengakuan "Twitter Killer", Bunuh 9 Orang via Media Sosial dan Mutilasi Korbannya

Global
Dubes RI Hajriyanto: Krisis Mengubah Budaya Politik di Lebanon

Dubes RI Hajriyanto: Krisis Mengubah Budaya Politik di Lebanon

Global
komentar
Close Ads X