Ledakan Lebanon, Raja Salman Perintahkan Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan

Kompas.com - 06/08/2020, 11:12 WIB
Raja Saudi, Salman bin Abdelaziz sedang membaca dokumen di Istana, Riyadh, Arab Saudi. 8 Maret 2020. REUTERS/SAUDI ROYAL COURTRaja Saudi, Salman bin Abdelaziz sedang membaca dokumen di Istana, Riyadh, Arab Saudi. 8 Maret 2020.

RIYADH, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz memerintahkan agar bantuan kemanusiaan segera dikirim ke Lebanon, menyusul ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut, Selasa (4/8/2020).

Dilansir Kantor Berita Saudi Press (SPA), pernyataan Raja Salman dikutip oleh Kementerian Luar Negeri kerajaan itu.

"Kemenlu mengumumkan niat pemerintah Saudi untuk memberi bantuan kemanusiaan sesegera mungkin melalui Bantuan Kemanusiaan dan Pusat Bantuan (KS Relief) kepada warga Lebanon yang terdampak insiden ledakan," ujar pernyataan itu.

Baca juga: Video Viral Ledakan Lebanon, Pengantin Wanita Ini Terempas Saat Sesi Foto Pernikahan

KS Relief melalui afiliasinya segera bertindak setelah ledakan terjadi Selasa lalu. Sejumlah lembaga medis, yang dibiayai oleh KS Relief di seluruh wilayah Lebanon, bergegas menyediakan layanan darurat dan ambulans bagi mereka yang terdampak.

Tim ambulans dari Subl Al-Salam Society, afiliasi dari KS Relief, datang dari Lebanon utara ke Beirut untuk membantu mengangkut orang yang terluka ke rumah sakit.

Sebuah tim medis dari Al Amal Medical Center, afiliasi lain dari KS Relief di Arsal, terlibat dalam misi evakuasi medis, menyediakan layanan medis darurat dan layanan perawatan kesehatan di Beirut.

Baca juga: Ledakan Besar Beirut, Lebanon: Kelalaian Penanganan Zat Eksplosif Berbahaya Jadi Dugaan Awal Penyelidikan

Al Amal Medical Center juga mengumumkan bahwa mereka sedang melakukan kampanye pengumpulan darah untuk memenuhi kebutuhan darurat para korban luka di rumah sakit Beirut.

Pasca ledakan, Arab Saudi menyatakan solidaritasnya terhadap para korban ledakan dan berjanji akan mendukung mereka secara penuh.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa kemarin, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan, "Kerajaan Arab Saudi prihatin menyaksikan ledakan yang terjadi di pelabuhan Beirut hari ini, yang mengakibatkan kematian dan cedera."

Baca juga: Fakta Seputar Amonium Nitrat dalam Ledakan di Beirut, Lebanon

"Kami sampaikan duka mendalam dan simpati kami kepada keluarga korban dan pihak-pihak yang terluka. Kami memohon kiranya Tuhan memaafkan korban meninggal dan memberi kesembuhan bagi yang terluka serta melindungi Lebanon dari segala hal kerusakan,"

Pernyataan itu juga mengatakan bahwa kerajaan Arab Saudi akan mendukung penuh seluruh warga Lebanon yang terdampak.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X