Ribuan Warga di Negara Ini Tak Tahu Apa Pun soal Covid-19, Dikira Gejala Diare

Kompas.com - 25/06/2020, 16:49 WIB
Penduduk migran Somalia mendapat penyuluhan untuk melindungi diri dari virus corona. Foto ini diambil di Bosaso, Somalia, pada 20 Mei 2020. INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR MIGRATION (IOM) SOMALIA via APPenduduk migran Somalia mendapat penyuluhan untuk melindungi diri dari virus corona. Foto ini diambil di Bosaso, Somalia, pada 20 Mei 2020.

MOGADISHU, KOMPAS.com - Sudah setengah tahun lamanya dunia dilanda pandemi virus corona, tetapi ternyata masih ada orang-orang yang tidak tahu apa pun tentang virus penyebab Covid-19 itu.

Associated Press (AP) pada Kamis (25/6/2020) mewartakan, sejumlah penduduk migran di Somalia mengaku tak tahu apa pun tentang Covid-19 saat ditanya petugas PBB.

Petugas migrasi PBB menanyai orang-orang di perbatasan Somalia, salah satu rute migrasi paling berbahaya di dunia.

Perbatasan itu melintasi Laut Merah yang sering dilewati penyelundup, melalui Yaman yang dilanda perang, dan berbatasan dengan negara-negara Teluk yang kaya-raya.

Baca juga: Kecelakaan Pesawat di Pakistan yang Tewaskan 97 Orang karena Pilot Bahas Covid-19

Pertanyaan yang diajukan petugas PBB sangat sederhana, seperti asalnya dari mana, tujuan ke mana, dan kenapa bermigrasi?

Namun, setelah kasus pertama Covid-19 dikonfirmasi Somalia, pertanyaan baru pun ditambahkan: Berapa banyak orang di kelompokmu yang mengetahui virus corona?

Hasilnya mengejutkan, karena hingga 20 Juni tercatat 51 persen atau 3.471 penduduk mengatakan bahwa mereka belum pernah mendengar Covid-19.

"Saat pertama kali mendengarnya saya sangat terkejut," kata Celeste Sanchez Bean, manajer program PBB yang berbasis di ibu kota Somalia, Mogadishu, kepada AP.

Temuan ini menjadi tantangan berikutnya dalam menyebarkan informasi tentang Covid-19 agar menjangkau semua orang, supaya para penduduk yang belum terjamah informasi itu mau memakai masker.

Baca juga: Ketua Kesehatan Publik AS: Covid-19 Membuat Negara Ini Bertekuk Lutut

Para penduduk migran itu kebanyakan adalah pemuda dari perdesaan Ethiopia. Sebagian besar tidak berpendidikan dan berasal dari masyarakat yang tidak bisa mengakses internet.

Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Global
Seorang Penggemar dan Pekerja Wahana Ekstrem yang Tewas dari 'Swing Ride'

Seorang Penggemar dan Pekerja Wahana Ekstrem yang Tewas dari "Swing Ride"

Global
Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

Global
Jaminan Ditolak, Pahlawan Hotel Rwanda Dijatuhi 13 Dakwaan Termasuk Terorisme

Jaminan Ditolak, Pahlawan Hotel Rwanda Dijatuhi 13 Dakwaan Termasuk Terorisme

Global
Pejabat AS Ini Sebut Hezbollah 'Timbun' Amonium Nitrat di Eropa

Pejabat AS Ini Sebut Hezbollah "Timbun" Amonium Nitrat di Eropa

Global
Pesan Tersembunyi AS, 2 Kali dalam 2 Bulan Kunjungi Taiwan di Tengah Hubungan Memanas dengan China

Pesan Tersembunyi AS, 2 Kali dalam 2 Bulan Kunjungi Taiwan di Tengah Hubungan Memanas dengan China

Global
Diplomat AS Kunjungi Taiwan Lagi, China Gelar Latihan Militer di Dekatnya

Diplomat AS Kunjungi Taiwan Lagi, China Gelar Latihan Militer di Dekatnya

Global
Trump: Hasil Pemilihan Presiden AS 2020 Tidak Akan Akurat

Trump: Hasil Pemilihan Presiden AS 2020 Tidak Akan Akurat

Global
Covid-19 Mereda, Kasus Infeksi Harian di Singapura Sentuh Angka Terendah dalam 6 Bulan

Covid-19 Mereda, Kasus Infeksi Harian di Singapura Sentuh Angka Terendah dalam 6 Bulan

Global
Tim Kampanye Trump Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual dari Mantan Model Amy Dorris

Tim Kampanye Trump Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual dari Mantan Model Amy Dorris

Global
Eks Asisten Utama Wapres AS Klaim Trump Sebut Wabah Covid-19 'Suatu Hal yang Bagus', Kenapa?

Eks Asisten Utama Wapres AS Klaim Trump Sebut Wabah Covid-19 'Suatu Hal yang Bagus', Kenapa?

Global
Bagaimana 5 Pandemi Terburuk dalam Sejarah Berakhir?

Bagaimana 5 Pandemi Terburuk dalam Sejarah Berakhir?

Global
Kekerasan Seksual di Mesir, Melawan Budaya Diam

Kekerasan Seksual di Mesir, Melawan Budaya Diam

Global
AS Targetkan 100 Juta Tes Covid-19 Antigen yang Murah dan Cepat

AS Targetkan 100 Juta Tes Covid-19 Antigen yang Murah dan Cepat

Global
[POPULER GLOBAL] Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19 | 'Nasionalisme Vaksin' Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

[POPULER GLOBAL] Negara Kaya Disebut Sudah Borong Lebih dari Setengah Calon Vaksin Covid-19 | "Nasionalisme Vaksin" Berdampak pada COVAX, Ini Faktanya...

Global
komentar
Close Ads X