Bocah Kulit Hitam Tewas karena Kelalaian Majikan, Aksi Protes Terjadi di Brasil

Kompas.com - 06/06/2020, 16:52 WIB
Ilustrasi rasisme Ekaterina MinaevaIlustrasi rasisme

BRASILIA, KOMPAS.com - Ratusan warga Brasil lakukan unjuk rasa pada Jumat (5/6/2020) atas kematian seorang anak kulit hitam, aksi tersebut merupakan gaung dari protes berhari-hari di Amerika Serikat akibat kematian George Floyd.

Dilansir media Perancis, AFP, ibu anak itu yang bekerja sebagai pelayan di apartemen seorang warga kulit putih menitipkan putranya kepada tuan rumah yang ternyata lalai.

Anak lelaki itu berusia 5 tahun, bernama Miguel da Silva. Pada Selasa lalu dia terjatuh dari lantai 9 sebuah apartemen di mana ibunya bekerja di sana, di kota Recife.

Baca juga: Tuntut Keadilan Ras, PM Kanada Ikut Berlutut Bersama Pengunjuk Rasa di Kanada

Ibunya menitipkan anaknya itu kepada seorang wanita kulit putih sementara dia bekerja pada wanita itu, yakni mengajak anjing majikannya jalan-jalan di luar.

Dalam tayangan TV Brasil, kamera pengintai menunjukkan wanita kulit putih itu berinteraksi dengan Miguel yang masuk ke dalam lift.

Wanita itu kemudian menekan tombol lift ke lantai atas dan meninggalkan anak itu sendirian di dalamnya.

Baca juga: Meghan Markle Ungkap Kesedihannya atas Perpecahan Ras di AS

Laporan media mengatakan bahwa setelah Miguel keluar dari lift, anak itu memanjat melalui jendela, menaiki pagar balkon dan jatuh dari sana.

Kasus itu memicu protes warga Brasil yang juga menggemakan protes berhari-hari di Amerika Serikat menuntut keadilan rasialisme.

"Vidas Negras Importam" atau "Black Lives Matter" digaungkan di kota Recife, ibu kota negara bagian timur laut Pernambuco.

Baca juga: Sebut Hari Besar untuk George Floyd, Trump Picu Kontroversi

"Penting untuk berada di dalam protes ini, karena kehidupan Miguel merepresentasikan kenyataan banyak anak kulit hitam lainnya, anak-anak dari pekerja rumah tangga. Dia bisa saja salah satu dari diri kita," kata pengunjuk rasa bernama Nathalia Ferreira.

Para demonstran memakai masker dan memakai kaos dengan foto Miguel, bergerak dari pengadilan ke tempat di mana Miguel meninggal dunia.

"Kami khawatir kejahatan ini akan dianggap enteng dan dibiarkan tanpa hukuman. Penting agar keadilan dapat dilakukan," kata Monica Oliveira dari Pernambuco Black Women Network.

Baca juga: Hacker Murka Pasca Kematian George Floyd

Seperti di Amerika Serikat, isu rasial kuat di Brasil, negara terakhir di Amerika yang menghapus perbudakan.

Orang kulit hitam merupakan 56 persen dari populasi Brasil, tetapi berpenghasilan rata-rata setengah dari orang kulit putih, memiliki harapan hidup yang lebih rendah, dan menurut para aktivis, orang kulit hitam menghadapi diskriminasi yang telah mendarah daging.


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dituduh Berselingkuh, Wanita di India Siramkan Air Keras ke Suaminya

Dituduh Berselingkuh, Wanita di India Siramkan Air Keras ke Suaminya

Global
Peran Besar Menanti Kamala Haris untuk Kegiatan Luar Angkasa, Jika Lolos Terpilih

Peran Besar Menanti Kamala Haris untuk Kegiatan Luar Angkasa, Jika Lolos Terpilih

Global
Perawat Pahlawan Ini Kisahkan Momen Selamatkan 3 Bayi dari Ledakan Lebanon

Perawat Pahlawan Ini Kisahkan Momen Selamatkan 3 Bayi dari Ledakan Lebanon

Global
Inilah Nama Partai Baru yang Didirikan Mahathir Mohamad: Pejuang

Inilah Nama Partai Baru yang Didirikan Mahathir Mohamad: Pejuang

Global
Bentrokan di Kota India soal Unggahan Menghina Nabi Muhammad, 3 Orang Tewas

Bentrokan di Kota India soal Unggahan Menghina Nabi Muhammad, 3 Orang Tewas

Global
Ditemukan Mayat Berusia 30 Tahun di Rumah yang Telah Ditinggalkan Sejak Abad ke-18

Ditemukan Mayat Berusia 30 Tahun di Rumah yang Telah Ditinggalkan Sejak Abad ke-18

Global
Karena Perut Besarnya, Pria Ini Tak Jadi Jatuh ke Sumur

Karena Perut Besarnya, Pria Ini Tak Jadi Jatuh ke Sumur

Global
Suami Bunuh Diri karena 'Kurang Berhubungan Seks', Si Istri Ditangkap Polisi

Suami Bunuh Diri karena "Kurang Berhubungan Seks", Si Istri Ditangkap Polisi

Global
Terlibat Prostitusi, 4 Pejabat Korea Utara Dieksekusi Kim Jong Un

Terlibat Prostitusi, 4 Pejabat Korea Utara Dieksekusi Kim Jong Un

Global
Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Selandia Baru Tunda Pemilihan Umum

Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Selandia Baru Tunda Pemilihan Umum

Global
5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

5 Fakta Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

Global
Pinjam Lamborghini Huracan Teman Senilai Rp 4,1 Miliar, Pria Ini Tabrakkan ke Gardu Listrik

Pinjam Lamborghini Huracan Teman Senilai Rp 4,1 Miliar, Pria Ini Tabrakkan ke Gardu Listrik

Global
53 Lansia Usia 100 Tahun Lebih Di Meksiko Berhasil Lawan Covid-19

53 Lansia Usia 100 Tahun Lebih Di Meksiko Berhasil Lawan Covid-19

Global
Buntut Serangan Pesawat Nirawak, Irak Berang dan Batalkan Kunjungan Menteri Turki

Buntut Serangan Pesawat Nirawak, Irak Berang dan Batalkan Kunjungan Menteri Turki

Global
Ayah dan Anak Dokter Ini Meninggal karena Terkena Virus Corona

Ayah dan Anak Dokter Ini Meninggal karena Terkena Virus Corona

Global
komentar
Close Ads X