Sebut "Hari Besar" untuk George Floyd, Trump Picu Kontroversi

Kompas.com - 06/06/2020, 09:45 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat tiba di Bandara Internasional Bangor, Maine, AS, 5 Juni 2020. REUTERS/TOM BRENNERPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat tiba di Bandara Internasional Bangor, Maine, AS, 5 Juni 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump memicu kontroversi dengan mengatakan "hari besar" saat prosesi pemakaman George Floyd.

"Kita semua melihat apa yang terjadi minggu lalu. Kita tidak bisa membiarkannya," ucap Trump tentang Floyd yang tewas usai lehernya ditindih polisi selama hampir 9 menit.

"Mudah-mudahan, George melihat ke bawah sekarang dan berkata, 'Ini adalah hal besar yang terjadi di negara kita'," ucapnya dikutip dari AFP Sabtu (6/6/2020).

Baca juga: Upacara Memorial George Floyd Berjalan Damai, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman

Pernyataan itu diucapkan Trump saat briefing di Gedung Putih yang disiarkan televisi, 11 hari setelah kematian Floyd.

Kontroversi lalu menyeruak, saat Trump menyebut ini adalah hari besar bagi Floyd.

"Ini luar biasa, hari besar dalam hal kesetaraan," tambah Trump yang dituduh banyak orang gagal mengatasi rasialisme, kekerasan polisi, dan ketidaksetaraan yang diporotes para demonstran.

Kemudian sisa pidatonya ditujukan untuk menyambut kabar baik perekonomian AS, yang disebutnya sedang "meroket".

Baca juga: Kematian George Floyd, Negara yang Dituduh Trump Lakukan Pelanggaran Hak Demokrasi Menyerang Balik

Komentar "hari besar" dari Trump dianggap banyak orang terlalu mengaitkan kematian Floyd dengan berita perekonomian hari itu.

Gedung Putih menyebut penafsiran seperti itu "salah".

"Sangat jelas presiden berbicara tentang perjuangan untuk keadilan yang sama, dan perlakuan yang sama di bawah hukum ketika dia berkomentar," tulis konsultan komunikasi senior Gedung Putih Ben Williamson di Twitter.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Global
Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Global
[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

Global
Brasilia Kacau, Jadi Hot Spot Baru Covid-19 tapi Pemerintah Kurang Peduli

Brasilia Kacau, Jadi Hot Spot Baru Covid-19 tapi Pemerintah Kurang Peduli

Global
5 Orang Tewas akibat Insiden Penyanderaan di Afrika Selatan

5 Orang Tewas akibat Insiden Penyanderaan di Afrika Selatan

Global
Ratusan Gajah Mati Misterius di Botswana, Diduga karena Patogen Baru

Ratusan Gajah Mati Misterius di Botswana, Diduga karena Patogen Baru

Global
Penumpang Kereta di Irlandia ini Memakai Masker dari Celana Dalam

Penumpang Kereta di Irlandia ini Memakai Masker dari Celana Dalam

Global
Merasa Dirinya Robin Hood, Ketua Geng Ini Minta Pengurangan Masa Tahanan

Merasa Dirinya Robin Hood, Ketua Geng Ini Minta Pengurangan Masa Tahanan

Global
Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona, Ini yang Dirasakannya

Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona, Ini yang Dirasakannya

Global
Ibu Vikas Dubey: Tembak di Mana pun Dia Berada

Ibu Vikas Dubey: Tembak di Mana pun Dia Berada

Global
Klaster Virus Corona di Sekolah Al-Taqwa Jadi Terbesar di Melbourne, Penularannya Masih Jadi Misteri

Klaster Virus Corona di Sekolah Al-Taqwa Jadi Terbesar di Melbourne, Penularannya Masih Jadi Misteri

Global
Trump Sebut Joe Biden Plagiat Rencana Program Ekonominya

Trump Sebut Joe Biden Plagiat Rencana Program Ekonominya

Global
Percaya Bisa Terbang ala Tokoh Kartun, Bocah Ini Hampir Tewas Usai Lompat dari Lantai 2

Percaya Bisa Terbang ala Tokoh Kartun, Bocah Ini Hampir Tewas Usai Lompat dari Lantai 2

Global
Karena Minum Miras, Tahanan Ini Dieksekusi Mati di Iran

Karena Minum Miras, Tahanan Ini Dieksekusi Mati di Iran

Global
 FBI Tawarkan Rp 143 Juta atas Informasi Keberadaan Gadis Hilang Ini

FBI Tawarkan Rp 143 Juta atas Informasi Keberadaan Gadis Hilang Ini

Global
komentar
Close Ads X