Kasus Covid-19 Singapura Tembus 30.000, 92,5 Persen Pekerja Asing di Asrama

Kompas.com - 23/05/2020, 11:20 WIB
Jalan raya Shenton Way di kawasan distrik bisnis Tanjong Pagar, Singapura terlihat lenggang, Senin siang (18/05/2020). Jalanan Singapura memang terlihat lebih sunyi di mana hanya ada segelintir kendaraan yang melintas sejak lockdown parsial atau circuit breaker diberlakukan pada 7 April lalu. Singapura akan mencabut lockdown parsial pada 1 Juni mendatang KOMPAS.com/ ERICSSEN Jalan raya Shenton Way di kawasan distrik bisnis Tanjong Pagar, Singapura terlihat lenggang, Senin siang (18/05/2020). Jalanan Singapura memang terlihat lebih sunyi di mana hanya ada segelintir kendaraan yang melintas sejak lockdown parsial atau circuit breaker diberlakukan pada 7 April lalu. Singapura akan mencabut lockdown parsial pada 1 Juni mendatang

SINGAPURA, KOMPAS.com – Kasus infeksi virus corona di Singapura menembus 30 ribu.
Data terbaru yang dirilis Jumat malam (22/5/2020) oleh Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menunjukan 30.426 pasien terpapar virus yang berasal dari kota Wuhan itu.Tercatat ada 614 pasien baru.

Angka ini menjadikan negeri “Singa” berada di urutan ke-26 di dunia berdasarkan jumlah pasien.

92,5 persen atau sebanyak 28.150 penderita adalah pekerja asing yang tinggal di asrama.
Pekerja asing tetap menjadi mayoritas kasus harian sejak ledakan kasus dari kelompok ini pada awal April lalu.

Baca juga: Vonis Mati Lewat Zoom, Singapura Dikecam

5,6 persen pasien adalah kasus komunal yaitu kasus Covid-19 di lingkungan masyarakat Singapura. Angka kasus komunal telah menstabil di satu digit sejak satu bulan terakhir.

Sisanya 1,9 persen adalah kasus impor yang berasal dari luar negeri. Kasus impor Covid-19 sempat mendominasi kasus harian Singapura pada bulan Maret lalu.

Secara keseluruhan tren Covid-19 di Singapura menunjukan tanda-tanda positif. Pasien yang dirawat di rumah sakit konsisten menurun. Saat ini hanya ada 798 pasien atau 2,62 persen.

Baca juga: Akhiri Lockdown Parsial 1 Juni, Singapura Menuju New Normal dalam 3 Tahap

Jumlah pasien yang masih dirawat di fasilitas isolasi juga terus berkurang dari hari ke hari yaitu sebanyak 16.650 atau 54,72 persen.

Penderita virus corona di fasilitas isolasi adalah yang mengalami gejala ringan atau yang sudah membaik namun belum cukup sehat untuk diizinkan pulang ke rumah.

12.946 pasien atau 42,55 persen telah pulih dan dapat meninggalkan rumah sakit atau fasilitas isolasi.

Baca juga: TKI di Singapura Tidak Mudik 9 Tahun dan Tertunda Lagi karena Covid-19

Tercatat 8 pasien masih berada di ruang intensif atau ICU. Ini adalah untuk pertama kalinya angka pasien ICU berada di satu digit sejak lockdown parsial atau circuit breaker diberlakukan pada 7 April lalu.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X