Kompas.com - 20/11/2021, 20:39 WIB
Ilustrasi gula pasir. Pixabay/MyriamsIlustrasi gula pasir.

KOMPAS.com - Penderita diabetes dianjurkan untuk menghindari makanan dan minuman manis atau sajian dengan jumlah gula tinggi.

Ahli Gizi UGM Dr Toto Sudargo, M. Kes mengatakan, secara umum penderita diabetes hanya boleh mengonsumsi gula sebanyak satu sendok makan.

"Kan repot sekali kalau orang yang insulinnya sudah rusak, makan sedikit gula langsung naik tinggi sekali. Jadi gak nyaman walaupun sekarang sudah ada obat (untuk mengontrol) tetapi minimal kita bisa mencegah dengan pola makan yang baik," kata Toto kepada Kompas.com, Rabu (11/7/2021).

Namun, penderita diabetes tidak perlu khawatir. Kamu bisa coba mengikuti empat cara mengurangi konsumsi gula harian, seperti berikut ini.

Baca juga:

1. Hindari makanan dengan indeks glikemik tinggi

Indeks glikemik adalah angka yang menunjukkan kecepatan proses penguraian karbohidrat menjadi glukosa di dalam tubuh.

Beberapa bahan makanan memiliki indeks glikemik tinggi, sementara bahan makanan serupa lainnya memiliki angka indeks glikemik lebih rendah.

"Kalau indeks glikemiknya rendah, berarti bahan makanannya itu seratnya tinggi kan," kata Toto.

"Penderita diabetes kan sudah kerusakan pada insulin ya, produksinya sudah lambat makanya kenapa penderita diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi bahan makanan yang indeks glikemiknya rendah," lanjutnya.

Menurut Toto, salah satu bahan makanan yang memiliki indeks glikemik rendah adalah semua jenis serealia.

"Misalnya beras merah, terus apakah beras putih juga, tetap semaunya, serealia yang masih asli, tetap indeks glikemiknya rendah," tutur Toto.

Baca juga: Gula Diet Kemasan untuk Penderita Diabetes, Amankah?

2. Kurangi makan olahan tepung

ilustrasi tepung oat atau tepung gandum. SHUTTERSTOCK/Dream79 ilustrasi tepung oat atau tepung gandum.

Tepung merupakan olahan yang dibuat dari berbagai bahan makanan, seperti serealia, umbi-umbian.

Toto mengangatakan, penderita diabetes perlu membatasi konsumsi tepung karena indeks glikemiknya tinggi.

"Pokoknya segala tepung itu kan sudah berubah bentuknya dari biji-bijian menjadi tepung, itu memang indeks glikemiknya tinggi sekali," ucap Toto.

"Makanya kenapa kue, cake, dan sebagainya memang kadang-kadang perlu dibatasi bagi penderita diabetes," sambungnya.

Baca juga: Batas Konsumsi Gula Harian untuk Penderita Diabetes, Saran Ahli Gizi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.