Kompas.com - 18/10/2021, 18:04 WIB
ilustrasi makanan beku. SHUTTERSTOCK/New Africailustrasi makanan beku.

KOMPAS.com - Membekukan makanan bisa dijadikan pilihan untuk menyimpan stok makanan hingga berbulan-bulan.

Menurut Arcad Fadillah, Corporate Executive Chef Dailybox, makanan beku jauh lebih aman karena bakteri di dalamnya tidur dan tidak berkembang.

"Sebenarnya makanan frozen itu aman. Aman sampai enam bulan, makanan frozen jauh lebih aman karena bakterinya itu tidur, tidak mati tetapi dia tidur," kata Arcad dalam acara peluncuran menu terbaru Dailybox, Jumat (15/10/2021).

Lebih lanjut, Arcad menyarankan, sebaiknya perhatikan beberapa cara menyimpan makanan beku agar bisa tahan hingga enam bulan.

Simak empat cara menyimpan makanan beku hingga enam bulan berikut ini.

Baca juga:

Ilustrasi garam, beragam jenis garam.SHUTTERSTOCK/BEATS1 Ilustrasi garam, beragam jenis garam.

1. Tambah garam

Menurut Arcad, makanan beku akan mengalami perubahan cita rasa sekitar 10-20 persen dari sebelumnya.

"Makanan itu ketika kita sudah dinginkan, potensi garam untuk berkurang itu banyak banget, bisa 10-20 persen pengurangan. Rasanya akan berubah," tutur Arcad.

Untuk mengatasi perubahan rasa makanan beku, Arcad menyarankan agar menambahkan lebih banyak garam sebelum membekukkan makanan.

"(sebaiknya) menambahkan garam. Dibikin secara science juga ketika kita bikin sekian persen, ketika kita cooling down, itu berubah 10-20 persen, bahkan termasuk qualitynya berubah," kata Arcad.

Baca juga: Cara Membuat Sosis Ayam Homemade, Bikin untuk Stok Frozen Food

2. Pakai santan bubuk

ilustrasi santan kelapa bubuk atau milk coconut powder. SHUTTERSTOCK/Marie Luce ilustrasi santan kelapa bubuk atau milk coconut powder.

Khusus untuk makanan bersantan yang akan dibekukan, Arcad menyarankan sebaiknya menggunakan santan bubuk.

Menurut Arcad, santan bubuk dapat membuat makanan lebih tahan lama dibandingkan dengan santan cair segar.

"Kalau kita pakai santan fresh, santan fresh itu tidak akan bertahan lama. Harus kita pasteurasi dulu berapa derajat celsius atau pakainya santan powder. Santan powder itu jauh lebih aman dari santan fresh," ujar Arcad.

Bukan hanya santan cair segar, Arcad juga menuturkan, santan cair kemasan pun belum tentu dapat membuat makanan beku dapat bertahan lama.

"Santan kemasan juga belum tentu bisa bertahan lama, yang paling aman dan tahan lama itu ya sebetulnya santan powder karena sudah melalui proses pemisahan sama proteinnya kan, ketika dicampur gitu sudah break down," jelas Arcad.

Baca juga: Cara Simpan Santan Kemasan yang Tidak Habis Pakai

 ilustrasi makanan beku atau frozen food.shutterstock/BravissimoS ilustrasi makanan beku atau frozen food.

3. Beri tanggal penyimpanan

Mengutip The Spruce Eats, makanan beku sebaiknya disimpan menggunakan wadah tertutup atau plastik khusus untuk menghindari adanya udara yang bisa ke luar masuk.

Setelah itu, kemasan makanan beku bisa langsung diberikan tanggal penyimpanan makanan untuk mengetahui kapan makanan harus digunakan sebelum kualitasnya menurun.

Baca juga: Penemuan Kemasan Frozen Food, Dulu Hanya Awetkan Makanan Busuk

 

4. Simpan di freezer dengan suhu rendah

Terakhir, makanan beku harus disimpan di freezer dengan suhu di bawah minus nol derajat celsius.

"Kalau kayak ayam kan ada salmonelanya ya, jadi kalau dia disimpan itu minimal minus 15 derajat (celsius)," kata Archad.

Jika suhu freezer tetap terjaga, makanan beku bisa tahan disimpan hingga enam bulan ke depan.

Baca juga: Sejarah Frozen Food, Terinspirasi dari Suku Inuits Asal Amerika

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.