Kompas.com - 04/03/2021, 19:27 WIB
Foto dirilis Selasa (23/2/2021) memperlihatkan buah andaliman di perkebunan andaliman di Desa Ps Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Andaliman atau biasa disebut merica Batak merupakan salah satu rempah yang memiliki jejak sejarah perjalanan bumbu di Nusantara dan dunia yang memiliki citarasa unik dan khas. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIFoto dirilis Selasa (23/2/2021) memperlihatkan buah andaliman di perkebunan andaliman di Desa Ps Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Andaliman atau biasa disebut merica Batak merupakan salah satu rempah yang memiliki jejak sejarah perjalanan bumbu di Nusantara dan dunia yang memiliki citarasa unik dan khas.

KOMPAS.com - Harga cabai melambung naik. Harga satu kilogram cabai di Pasar Slipi, Jakarta Barat, mencapai Rp 130.000 - Rp 140.000, dikutip dari berita Kompas.com yang tayang Kamis (4/3/2021).

Selain cabai, ada bahan makanan atau bumbu yang menimbulkan rasa pedas. Rasa pedas yang dihasilkan tidak 100 persen mirip cabai, tetapi tetap memberi rasa pedas serta panas di lidah.

Berikut delapan bahan makanan pedas pengganti cabai:

Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah Naik, Pedagang Kurangi Stok Jualan

1. Lada

Lada atau Piper nigrum adalah salah satu rempah yang mudah didapat di berbagai daerah Indonesia. Kepulauan Bangka-Belitung adalah salah satu penghasil lada terbesar di dunia.

Dari daerah ini terkenal lada dengan kualitas wahid yang pedas dan aromanya kuat.

2. Andaliman

Andaliman disebut juga lada batak atau merica batak. Rempah ini terkenal sebagai bumbu makanan batak dan sering dibuat menjadi sambal andaliman.

Rasa pedas dari andaliman terbilang khas karena ada rasa getir. Selain itu andaliman juga memberi efek kebas pada lidah.

Andaliman cocok dicampur dengan air jeruk nipis, menimbulkan aroma harum yang semerbak.

Baca juga: Resep Sambal Andaliman Khas Batak, Pendamping Makan Ikan Mas Bakar

3. Cabai jawa

Ilustrasi cabai jawaSHUTTERSTOCK/PISITPONG2017 Ilustrasi cabai jawa

Cabai jawa atau cabya adalah tanaman asli Nusantara. Tanama ini dimanfaatkan untuk memberi rasa pedas sebelum hadirnya cabai ke Tanah Air.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X