Nunuk Nuraini Peracik Bumbu Indomie Meninggal, Ketahui 5 Fakta Indomie

Kompas.com - 28/01/2021, 09:14 WIB
Indomie Mambo Jimbo di Indobowl. Dok. IndobowlIndomie Mambo Jimbo di Indobowl.


KOMPAS.com
- Penemu varian rasa Indomie, Nunuk Nuraini tutup usia pada Rabu (27/1/2021) pukul 14.55 WIB seperti mengutip Kompas.com.

Baca juga: Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie, Meninggal Dunia

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Kepala Humas Indofood Nurlita Novi Arlaida. Hj Nunuk Nuraini wafat pada usia 59 tahun.

Ia bekerja sebagai peramu rasa divisi mi instan di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk hampir 30 tahun.

Indomie menjadi salah satu mi instan favorit masyarakat Indonesia dan beberapa negara lainnya. Berkat racikam Nunuk Indomie kini telah banya dikenal masyarakat dunia.

Tak hanya dikenal masyarakat dunia, Indomie pernah dinobatkan sebagai mi terenak. Selain itu terdapat fakta menarik mengenai mi instan legendaris ini. Berikut faktanya:

Foto Nunuk Nuraini, peracik dan taster bumbu Indomie. DOK. MC QUEEN Foto Nunuk Nuraini, peracik dan taster bumbu Indomie.

1. Sejarah Indomie

Melansir Kompas.com, sebenarnya bukan mi goreng produk utama dari Indomie. Melainkan mi instan kaldu ayam.

Baca juga: Fenomena Indomie Khas Daerah Jadi Oleh-oleh, Bagaimana Rasanya Menurut Orang Asli Daerah?

Mulanya ketika mi instan pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia pada1969, banyak yang meragukan bahwa mi instan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pangan pokok.

Namun, karena mi instan sendiri harganya relatif terjangkau, mudah disajikan, dan awet, Indomie berkembang pesat seiring dengan diterimanya mi instan di Indonesia.

Mi instan dengan rasa kaldu ayam dapat diterima oleh lidah masyarakat.

Berkat kesuksesan itu pada 1982, penjualan produk Indomie mengalami peningkatan yang sangat signifikan dengan diluncurkannya varian Indomie Kuah Rasa Kari Ayam.

Setahun kemudian yaitu pada 1983, produk Indomie kembali semakin digemari oleh masyarakat Indonesia dengan diluncurkannya varian Indomie Mi Goreng.

Saat ini tak hanya di Indonesia, melainkan juga mi instan ini telah merambah banyak negara termasuk Amerika Serikat, Australia, Inggris, Timur Tengah, dan China.

Es Krim rasa Indomie Goreng dari Holi Ice CreamDok. Instagram @holi.icecream Es Krim rasa Indomie Goreng dari Holi Ice Cream

2. Indomie dinobatkan sebagai mi terenak

Mi instan ini sudah banyak dinikmati oleh warga dunia. Bahkan, pada 2019 Indomie dinobatkan sebagai ramen terenak oleh harian asal Amerika Serikat, LA Times.

Baca juga: Indomie Dinobatkan Sebagai Ramen Terenak Versi LA Times

Varian Indomie yang dimaksud sebagai ramen terenak dan ada di peringkat pertama, adalah Indomie Goreng Rasa Ayam Panggang.

Kenikmatan bumbu-bumbu di dalam mi ini menghasilkan rasa yang enak dan sanggup menjadi kesatuan yang bisa diterima di lidah semua orang.

Namun, pada rating ini, Indomie Goreng yang jadi legenda di Tanah Air menempati peringkat 10. Pasalnya, Peterson sebagai food columnist menilai varian mi goreng Indomie terlalu manis.

3. Ada dua versi Indomie di Indonesia

Tangkapan layar unggahan perbedaan bumbu Indomie goreng di Jawa dan luar Jawa.Twitter: @subtanyarl Tangkapan layar unggahan perbedaan bumbu Indomie goreng di Jawa dan luar Jawa.

Berita mengenai dua versi Indomie yang berbeda di luar pulau sempat menghebohkan netizen pada pertengahan 2020.

Diketahui, terdapat Indomie produksi luar Jawa, memiliki bumbu mi instan terdiri dari minyak, kecap, bubuk cabai, penyedap rasa, dan tidak ada saus maupun bawang goreng.

Sementara, pada Indomie yang diproduksi di Pulau Jawa, bumbu mi instan terdiri dari bawang goreng, penyedap rasa, saus, kecap, dan minyak.

Mengutip Kompas.com, General Manager Marketing Noodle Division PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Julia Atman mengatakan informasi yang tersebar di media sosial tersebut adalah benar.

Baca juga: Viral, Foto Bumbu Indomie Goreng Ada 2 Macam, Ini Penjelasan Indofood

Ia membenarkan, Indomie goreng memiliki 2 SKU (Stock Keeping Unit) yang disesuaikan dengan lidah masyarakat.

Tim Marekting Noodle Indofood telah melakukan tes dan mendapatkan pandangan yang berbeda dari konsumen Indomie di beberapa daerah.

Indomie kuah ramen di Indomen, Kota Kasablanka, Jakarta.Kompas.com/Silvita Agmasari Indomie kuah ramen di Indomen, Kota Kasablanka, Jakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X