Kisah Munculnya Subway, Restoran Sandwich dengan Gerai Terbanyak di Dunia

Kompas.com - 03/12/2020, 19:36 WIB
Ilustrasi sandwich Subway. DOK. FACEBOOK SUBWAYIlustrasi sandwich Subway.

KOMPAS.com - Bagi penggemar sandwich atau pencinta drama Korea mungkin sudah familier dengan Subway, restoran cepat saji yang menjual sandwich.

Popularitas Subway tidak hanya sampai di tempat asalnya, Amerika Serikat, melainkan juga ke luar negeri. Restoran asal Amerika Serikat ini sering muncul dalam adegan drama Korea, misalnya.

Sebelumnya, bagaimana awal mula restoran Subway ini muncul dan menjadi restoran cepat saji terbesar di dunia seperti sekarang?

Baca juga: Resep Sandwich ala Subway, Pakai Roti Hot Dog

Pendirinya butuh uang buat lanjut perguruan tinggi

Restoran cepat saji Subway didirikan oleh seorang berusia 17 tahun bernama Fred DeLuca.

Menurut The Daily Meal, DeLuca membutuhkan biaya untuk melanjutkan perguruan tinggi. Ia pun bertemu dengan teman orang tuanya bernama Dr. Peter Buck yang menyarankan untuk membuka gerai sandwich.

Buck juga menjadi investor agar gerai sandwich tersebut segera terwujud.

Buka pertama pada 1965

Subway pun akhirnya membuka gerai pertamanya di Bridgeport, Connecticut, Amerika Serikat pada 28 Agustus 1965.

Pada saat itu, satu buah sandwich dijual dengan harga 49-69 sen dollar Amerika. Kalau menurut kurs pada 2020 setara dengan Rp 7.000-Rp 10.000-an.

Sementara menurut pengamatan Kompas.com, harga sandwich Subway sekarang sekitar 5 dollar Amerika atau Rp 71.000-an.

Ilustrasi sandwich andalan Subway. DOK. FACEBOOK SUBWAY Ilustrasi sandwich andalan Subway.

Nama awal bukan Subway

Nama Subway bukan menjadi pilihan pertama bagi DeLuca untuk gerai sandwichnya. Dulu namanya Pete’s Super Submarines.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X