Perhatikan 5 Faktor Penentu Saat Mulai Buka Usaha Katering

Kompas.com - 01/12/2020, 10:43 WIB
Ilustrasi menu pada katering pernikahan. PEXELS/FU ZHICHAOIlustrasi menu pada katering pernikahan.

KOMPAS.com - Saat hendak membuka usaha katering ada beberapa hal yang harus dipersiapkan misalnya menu, pelayanan, dan masih banyak lagi.

Dalam buku "Jurus Dahsyat BISNIS katering"(2012) karya Erick Namara yang diterbikan oleh Media Pressindo, menjabarkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memulai bisnis katering untuk pemula.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat memulai usaha katering :

Baca juga: Resep dan Tips Bisnis Katering

Ilustrasi cuci tangan sesering mungkin saat masak. PEXELS/BURST Ilustrasi cuci tangan sesering mungkin saat masak.

1. Kebersihan

Kebersihan makanan harus benar-benar diperhatikan. Kamu harus memahami bagaimana cara menjaga makanan agar tetap sehat dari awal diolah sampai diterima oleh konsumen.

Masakan tentunya harus bersih dan hygienis. Jika kamu memasaknya sendiri, kamu bisa tahu dengan pasti tentang proses memasak makanan tersebut.

Namun jika menggunakan pegawai, lebih baik kamu mengawasinya agar masakan tetap terjaga.

Tentang tempat makan, pemilik katering harus memperhitungkan bentuk dan pencuciannya.

Usahakan saat mencuci, jangan sampai ada sisa masakan satu pun ketika mencucinya dan pastikan tempat makan tidak bau sabun cuci. Hal itu juga berlaku untuk semua peralatan memasak lain.

Saat mengantar pesanan katering usahakan sajian tersegel atau tertutup rapat. Supaya makanan tidak terjangkit dari kotoran atau virus.

2. Menu

Menu makanan yang dipersiapkan harus bervariasi. Tentu banyak orang akan merasa bosan dengan menu yang hampir sama setiap harinya.

Karena itu menu harus terus berganti-ganti setiap saatnya. Menu up date juga diperlukan beberapa bulan sekali, untuk mengurangi kebosanan dan menambah variasi.

Menu up date ini bisa diusahakan dengan mencari di media sosial, refrensi makanan, makanan yang sedang hits dan mencari tahu bahan serta proses memasaknya.

Baca juga: 8 Jenis Makanan Paling Digemari di Katering, Bisa Jadi Inspirasi Bisnis Katering

Ilustrasi penataan makanan pada acara pernikahan. UNSPLASH/CHUTTERSNAP Ilustrasi penataan makanan pada acara pernikahan.

3. Pelayanan

Usahakan saat memulai menjalankan usaha katering pemula, jangan mengecewakan pelanggan dengan sebuat keterlambatan sekali pun.

Untuk itu, ketika mengantar pesanan harus diperhitungkan waktu penyajian dan jaraknya. Sebisa mungkin seperempat jam sebelum waktu yang sudah dijanjikan, makanan sudah datang.

Selain itu jika ada pelanggan yang sudah lamaberlangganan, ada baiknya jika beri mereka bonus berupa makanan ringan, minuman atau buah.

Keramahan pelayanan baik ketika mengantar makanan atau proses awal pemesanan, merupakan bagian penting dari pemasaran.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X