Asal-usul Nama Odading, Berawal dari Celetukan Orang Belanda

Kompas.com - 20/09/2020, 16:26 WIB
Ilustrasi odading atau roti bantal goreng khas Bandung. SHUTTERSTOCK/AAN ANHIlustrasi odading atau roti bantal goreng khas Bandung.

KOMPAS.com - Odading adalah roti goreng dari Bandung berbentuk kotak menggelembung.

Roti goreng ini menjadi viral beberapa waktu belakangan. Berawal dari video seorang penjual odading yang menjajakan roti gorengnya dengan cara tak biasa.

Baca juga: Cara Membuat Odading yang Lagi Viral, Roti Goreng khas Bandung

Selain rasanya dan teksturnya yang unik, sejarah dan adal usul nama odading juga tak kalah menarik.

Asal-usul nama odading

Odading sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Hal ini tertera dalam buku "9 dari 10 Kata Bahasa Indonesia adalah Asing" (2003) karya Alif Danya Munsyi yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia.

Dahulu ada kue goreng tak bernama yang terbuat dari adonan terigu campur gula.

Suatu ketika seorang anak kecil Belanda merengek kepada ibunya minta dibelikan kue tak bernama itu.

Rengekan sang anak membuat ibunya penasaran dengan bentuk kudapan itu. Kemudian ia panggil seorang ujang penjual kue.

Orang Belanda itu menyuruh si penjual kue keliling untuk membuka daun pisang penutup kue di nyiru.

 

Baca juga: Mengenal Odading yang Lagi Viral, Apa Bedanya dengan Cakue?

Begitu melihat roti goreng itu, sang ibu berkata dengan heran, "O, dat ding?" yang artinya "O, benda itu?".

Terdengar lucu dan unik, si penjual kue akhirnya menceritakan kepada ibu dan orang-orang di kampungnya. Ia mengatakan bahwa kue tak bernama itu disebut odading.

Kata yang spontan dari orang Belanda itu akhirnya membuat roti goreng ini disebut odading hingga sekarang.

Oleh masyarakat Sunda, nama odading dianggap enak untuk didengar dan sedikit lucu. Sehingga, nama odading terus dipakai oleh para pedagang kue jenis tersebut.

Ilustrasi roti goreng atau roti bantal di atas piring. SHUTTERSTOCK/ARDIAN JULIANANDA Ilustrasi roti goreng atau roti bantal di atas piring.

Seperti apa rasa odading?

Executive Chef GH Universal Hotel Bandung sekaligus Ketua Indonesian Chef Association Jawa Barat, Anton Kuswendi menjelaskan bahwa odading memiliki tekstur yang lembut di dalam dan garing di luar.

Baca juga: Selain Odading yang Sedang Viral, Ini 3 Roti Goreng di Bandung

“Odading ini adonannya memang seperti roti, tapi orang sering kali memasukkan baking soda ke dalamnya supaya teksturnya ada seratnya dan bagian dalamnya sedikit lembab,” papar Anton kepada Kompas.com, pada Selasa (15/9/2020).

Odading memiliki tekstur empuk dan rasa yang sedikit manis. Kudapan ini biasanya disantap dengan teh manis hangat untuk camilan di sore hari.

Di Jawa Tengah dan Jawa Timur, ada jajanan yang nyaris sama persis bentuknya. Namanya bolang-baling, tekstur dan bentuk rotinya sama persis.

Namun yang membedakan adalah taburan. Terdapat wijen dan gula pada permukaan bolang-baling. Sehingga teksturnya lebih garing dan renyah berkat gula pasir yang telah digoreng garing.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X