Apa Itu Cast Iron? Besi yang Bikin Alat Masak Lebih Mahal

Kompas.com - 19/09/2020, 18:36 WIB
panci besi PIXABAY/PAULHEUBUSCHpanci besi

KOMPAS.comCast iron dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai besi tuang atau besi cor. Besi tuang ini umum dipakai sebagai bahan membuat peralatan memasak di dapur, seperti wajan dan panci.

Panci besi tuang disebut juga sebagai panci Amerika yang diadaptasi dari China. Konon panci ini telah ada selama berabad-abad, tetapi sekarang mengalami kebangkitan dan kemajuan.

Baca juga: 12 Jenis Wajan dan Panci untuk Masak, dari Wok sampai Dutch Oven

1. Asal-usul besi tuang untuk bahan wajan

Melansir Americas Test Kitchen, besi tuang berasal dari China pada abad ke-6 SM dan hampir tidak pernah berubah sampai sekarang.

Wajan besi tuang dibuat dengan menuangkan logam cair ke dalam cetakan pasir. Logam akan saat wajan dingin yang memungkinkan wajan muncul menjadi satu bagian, termasuk pegangan.

Pembuatan wajan besi tuang sekarang menggunakan mesin. Mesin berfungsi untuk mengotomatiskan sebagian atau seluruh pekerjaan menuangkan logam cair yang sangat panas ke dalam cetakan.

Kemudian melansir Britannica, besi tuang diperkenalkan ke Inggris sekitar 1500. Pabrik besi pertama di Amerika didirikan di Sungai James, Virginia, pada 1619.

Selama abad ke-18 dan ke-19, besi tuang merupakan bahan yang lebih murah daripada besi tempa.

Besi tuang tidak memerlukan pemurnian yang intensif dan pengerjaan dengan palu, tapi cenderung lebih rapuh. Kekuatan penahan beban besi tuang menjadikannya logam struktural penting.

Besi tuang jadi bahan pilihan untuk peralatan masak di Amerika hingga awal abad ke-20 berkat keterjangkauan dan daya tahannya.

Kemudian aluminium menjadi lebih murah dan lebih banyak tersedia. Hal tersebut menjadikan alumunium mengambil alih peran besi tuang sebagai bahan peralatan masak pilihan.

Ilustrasi cast iron atau penggorengan besi corShutterstock Ilustrasi cast iron atau penggorengan besi cor

Pada akhir abad ke-20, wajan anti lengket menjadi lebih umum daripada wajan besi tuang di kebanyakan rumah.

Namun, lapisan wajan anti lengket dipercaya mengganggu lingkungan dan kesehatan. Akibatnya, semakin banyak juru masak yang kembali ke wajan besi.

Salah satu perubahan yang paling mencolok di pasaran adalah semakin banyaknya wajan besi tuang berlapis enamel.

Pada wajan enamel, permukaan kasar wajan diselubungi dengan lapisan porselen yang juga ada pada panci Belanda.

Enamel ini memberi keuntungan lebih pada panci besi tuang. Lapisan mengilap mencegah logam berkarat atau bereaksi dengan makanan asam.

Lapisan ini memungkinkan kamu merendam dan menggosok wajan kotor dengan sabun.

Umumnya wajan dari besi tuang tidak bisa dibersihkan dengan sabun. Pasalnya sabun dan perendaman akan menghilangkan patina atau lapisan atas pada wajan besi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X