Apa Bedanya Brownies dengan Black Forest? Ketahui Sebelum Bikin

Kompas.com - 16/07/2020, 11:11 WIB
Ilustrasi black forest. SHUTTERSTOCK/MIUDAIlustrasi black forest.

KOMPAS.com - Brownies dan black forest adalah hidangan penutup yang digemari oleh para pencinta cokelat.

Baca juga: Resep Brownies Tiga Bahan, Murah dan Cepat Jadi!

Baik brownies maupun black forest lazim ditemui di toko kue. Selain itu, kita bisa juga bikin sendiri.

Kedua jenis kue ini sama-sama menggunakan cokelat sebagai bahan utamanya. Meski begitu, bahan, bentuk, dan penyajian keduanya tak sama. Lalu, apa bedanya brownies dan black forest?

1. Sejarah

Black forest

Ada beberapa versi tentang asal-usul kue black forest, tetapi mayoritas para sejarawan percaya bahwa black forest berasal dari nama pegunungan di sisi barat daya Jerman, bernama Black Forest.

Melansir The Kitchn, daerah ini dikenal sebagai tempat produksi brendi ceri yang disebut Kirschwasser (Kirsch), cairan bening tidak berwarna yang digunakan dalam resep kue black forest.

Blakc forest dilapisi krim putih, taburan parutan cokelat, dan ceri merah.

Faktor tersebut membuat beberapa sejarawan percaya bahwa kue ini terinspirasi dari baju tradisional yang dikenakan di wilayah Black Forest yaitu gaun hitam, kemeja putih, dan pompom merah (hiasan kepala seperti topi).

Ilustrasi brownies cokelat kacang. SHUTTERSTOCK/YULIIAHOLOVCHENKO Ilustrasi brownies cokelat kacang.

Brownies

Brownies pertama kali muncul pada akhir abad ke-19 di Amerika Serikat. Kemudian, seiring berjalannya waktu kue ini sampai ke Kanada dan berkembang pada abad ke-20, seperti dikutip dari The Nibble.

Kue cokelat ini pertama kali dihidangkan pada sebuah acara yang digelar di Chicago, Amerika Serikat pada 1983.

Saat itu seorang koki dari Hotel Palmer House diminta untuk membuat hidangan kue dengan potongan lebih kecil dari biasanya untuk disajikan pada acara tersebut.

Koki itu kemudian membuat adonan kue dari campuran tepung, mentega, gula, telur, cokelat dan kacang almond.

Malangnya, ia lupa memasukan pengembang baking powder ke dalam adonan.

Kue yang dimasak pun menjadi bantat, seperti bentuk brownies yang kita kenal saat ini, tebal, berpori, padat dan sedikit basah. Tidak disangka, kue itu justru disukai para tamu.

Resep brownies pertama kali muncul dalam buku Home Cookery yang disebut Service Club Book pada 1904.

Sejak saat itu, kue ini mulai terkenal dan mengalami modifikasi, seperti brownies kukus Bandung.

Ilustrasi black forest. SHUTTERSTOCK/SHUTTER CHILLER Ilustrasi black forest.

2. Jenis dan cara membuat

Berdasarkan The Kitchn, brownies mempunyai tiga jenis kue berbeda dengan ciri khas masing-masing.

Jenis brownies yang dikenal yaitu fudgy, chewy, dan cakey. Ketiga jenis tersebut berbeda pada tekstur dan rasa. Perbedaan itu dipengaruhi dari rasio lemak dan tepung pada resep.

Fudgy brownies

Resep fudgy brownies ini terdiri dari campuran mentega cair dan cokelat cair, kemudian ditambahkan telur dengan jumlah kuning telur lebih banyak.

Rasio lemak (mentega dan cokelat) lebih banyak dibanding tepung. Rasa cokelat fudgy brownies akan lebih terasa, teksturnya padat, sangat lembap, dan lengket. Mirip seperti truffle.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X