Salin Artikel

12 Tempat Kuliner Malam Legendaris di Jakarta, Buat Makan di Rumah

 

Namun, pada masa ini lebih baik bawa pulang makanan dan minuman tersebut dan nikmati di rumah bersama keluarga. Bisa juga pesan via ojek online.

Sebaiknya, pastikan pula jam buka tempat makan dengan menghubungi pemiliknya.

Berikut 12 tempat kuliner legendaris di Jakarta yang telah Kompas.com rangkum.

1. Gultik

Gulai tikungan alias gultik ini jadi salah satu yang paling legendaris. Terletak di tikungan Jalan Mahakam, Blok M, Jakarta Pusat, kamu bisa menemukan banyak pedagang kaki lima yang berjejer di sepanjang jalan.

Gultik yang bisa kamu temukan di sini berupa gulai sapi yang di dalamnya terdapat daging sapi serta bagian lain dari sapi seperti urat, tetelan, lemak, hingga jeroan. 

2. Pecenongan

Kawasan Pecenongan pada malam hari dikenal jadi pusat kuliner sejak tahun 1970-an. Para pedagang di sini mulai ramai membuka tempat dagangannya sejak pukul 17.00 sampai dini hari.

Kamu bisa menemukan banyak sekali jenis makanan di sini. Beberapa yang paling populer adalah Bubur Kwang Tung yang buka 24 jam. Ada bubur kepiting dan ayam hainan yang nikmat.

Jika ingin yang manis-manis, bisa coba Martabak Pecenongan yang juga legendaris. Serta banyak warung tenda seafood yang menawarkan aneka hidangan laut segar.

Potongan dagingnya besar, bumbu satenya kental, pedas, dan nikmat. Selain berisi daging sapi, ada juga daging lidah sapi yang kenyal dan menggugah selera.

Jangan lupa pesan sate bersama lontong agar semakin lengkap.

4. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Sudah ada sejak 1958, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih sudah tak perlu diragukan lagi keistimewaannya. Bumbu rempahnya kuat, dengan daging kambing yang berpotongan besar dan empuk.

Berpusat di Jalan Asia Afrika, Sate Taichan Bang Ocit punya cita rasa yang gurih, pedas, dan segar. Daging ayamnya juga besar-besar dengan harga yang relatif terjangkau.

Mulai dari Sate Jaya Agung, Sate Sabang Pak Hery, aneka seafood di Ben Seafood, sampai Soto Ceker Ranjau, dan masih banyak lagi.

7. Bubur Ayam Barito

Pecinta bubur ayam pasti tak asing dengan Bubur Ayam Barito. Terletak di Jalan Gandaria Tengah III, Kebayoran Baru, bubur ayam ini tak pernah sepi pengunjung.

Tekstur bubur kental, tanpa ditambahkan kuah kaldu kuning. Uniknya, ada juga tambahan topping cheese stick atau stik keju dan daging ayam tebal yang menggugah selera.

8. Nasi Uduk Kebon Kacang

Di kawasan Kebon Kacang ada cukup banyak warung nasi uduk. Salah satu yang paling terkenal adalah Nasi Uduk dan Ayam Goreng Kebon Kacang Zainal Fanani.

Kedai ini seringkali ramai dikunjungi. Tak jarang selalu penuh dan sulit dapat tempat duduk.

Di sini kamu tentu saja bisa menikmati nasi uduk yang dibungkus dengan daun pisang terbuka di bagian atas. Terlihat taburan bawang goreng mengguggah selera di atasnya.

Satu porsi nasi uduk terbilang sedikit, maka tak jarang bagi yang benar-benar lapar bisa menghabiskan sampai 5 bungkus banyaknya.


9. Angkringan Blok M

Pada malam hari area dekat lobi Blok M Square akan berubah jadi jejeran warung angkringan lengkap dengan tempat lesehan.

Kamu bisa memilih banyak jenis lauk pauk di sana. Mulai dari ayam goreng, ikan goreng, kikil, tumis taoge, daun singkong, jamur, tempe orek, dan masih banyak lagi.

Ketan yang lengket ditemani dengan kucuran kental manis dan keju pasti luar biasa nikmat.

Jika ingin coba yang lain, ada juga ketan original dan ketan kelapa. Tak itu saja, jika sedang ingin camilan gurih ada juga aneka gorengan.

11. Warung Ampera 2 Tak

Kamu lapar berat di tengah malam? Tak perlu khawatir, kamu bisa coba datang ke Warung Ampera 2 Tak yang buka 24 jam di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Kamu bisa menikmati aneka hidangan khas Sunda seperti sayur asem, tempe goreng, ikan goreng, petai, lalapan segar, dan pastinya sambal yang khas.

Selain street food, ada juga kafe legendaris yang bisa dikunjungi pada malam hari. Tepatnya berada di kawasan Kota Tua malam hari bernama Café Batavia.

Terletak tepat di seberang Museum Fatahilah, café ini punya gaya bangunan unik khas Belanda. Maklum saja, Café Batavia sudah bediri sejak 1805.

Di sini, kamu bisa menikmati makanan western seperti bitterballen, pastel, kroket salmon, chicken wings, sampai makanan khas Asia dan Indonesia seperti lumpia dan dim sum.

https://www.kompas.com/food/read/2020/06/10/200800575/12-tempat-kuliner-malam-legendaris-di-jakarta-buat-makan-di-rumah

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.