Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/12/2022, 13:22 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Ningrum Natasya Sirait mengaku, kesejahteraan konsumsen sudah dinikmati masyarakat hingga saat ini.

Untuk itu, dia menyayangkan jika kesejahteraan konsumen menjadi rusuh akibat wacana kebijakan pelabelan BPA galon guna ulang.

Baca juga: Syarat dan Tahapan Masuk IPDN, Lulus Bisa Jadi Camat hingga Gubernur

Dia mencontohkan, banyak orang yang menggunakan produk air mineral guna ulang yang hampir setiap hari, tapi tidak menimbulkan efek negatif.

"Jadi harus lebih bijaksana, dari pada buat kondisi semua kisruh dan parsial," ucap dia dalam keterangannya yang diperoleh Sabtu (10/12/2022).

Pakar Kesehatan Masyarakat Uhamka, Dr. Hermawan Saputra mengatakan, pihak industri dalam memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) telah dilengkapi dengan protokol kesehatan yang ketat dan tahapan yang sesuai peraturan.

Labelisasi BPA, kata dia, jadi suatu keharusan jikalau memang sudah ada bukti bahwa AMDK galon guna ulang itu sudah ganggu aspek kesehatan.

Oleh karena itu, wacana kebijakan BPOM yang akan melabeli BPA terhadap galon guna ulang bukan opsi bijaksana.

"Kita menginginkan kebijakan yang antisipatif, tetapi pelabelan bukan opsi bijaksana," ucap dia.

Baca juga: Pakar Gempa UGM: Rentetan Gempa yang Terjadi Tak Saling Berkaitan

Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), Akhmad Zainal Abidin menegaskan, BPA itu memang dibuat untuk bahan baku polikarbonat dan aman digunakan untuk kemasan air minum dalam kemasan (AMDK).

Penggunaan juga sangat kecil, sebagai bahan campuran dan harus mengikuti ambang batas yang telah diatur oleh BPOM.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+