Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bersama FK-KMK UGM, Perhimpunan Dokter Ortopedi Ratakan Pelayanan Korban Gempa Cianjur

Kompas.com - 29/11/2022, 10:12 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Prof. Ismail meninjau langsung ke lokasi penanganan korban gempa bumi di Cianjur, Minggu (27/11/2022).

Mengawali kegiatan, Prof. Ismail melakukan rapat koordinasi dengan tim bencana PABOI Jawa Barat.

Baca juga: Cek Jadwal Seleksi Masuk PTN: SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri 2023

Seusai berkoordinasi, dia melakukan visitasi pasien gempa bumi yang berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin didampingi oleh Ketua PABOI Jawa Barat, dr. Dicky Mulyadi dan Koordinator Pelayanan sebagai Tim Management Disaster Orthopaedi RSHS/FKUP.

Selanjutnya Prof. Ismail bersama tim bertolak menuju ke Cianjur bersama tim untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan ortopedi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang dan Rumah Sakit Bhayangkara Cianjur.

Sesampainya di lokasi, Prof. Ismail mengunjungi tenda perawatan korban gempa bumi, didampingi oleh Kepala RS.

Pada kesempatan tersebut, dia memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi berupa logistik dan surgical drape disposable.

Bantuan diserahkan melalui tim PABOI Jawa Barat untuk disalurkan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang dan Rumah Sakit Bhayangkara Cianjur.

Di samping itu, dia mengatakan pelayanan ortopedi pasca-gempa harus dikondisikan dengan baik.

"Karena proses pemulihan tindakan spesifikasi trauma terkait bedah dan muskuloskeletal atau ortopedi akan membutuhkan waktu 3 sampai 4 bulan ke depan," ujar dia dalam keterangannya, Selasa (29/11/2022).

Untuk mendukung pelayanan tersebut, dia berkoordinasi dengan tim pelayanan ortopedi.

Baca juga: 5 Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

Terdiri dari dokter spesialis, dokter residen, dan perawat dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Rumah Sakit Akademik UGM, dan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta.

Tim terbagi menjadi 4 yang masing-masing ditempatkan di desa berbeda, yaitu bertugas di Kecamatan Cugenang Desa Sarampad dan Desa Talaga.

Baca juga: Jelang SNPMB 2023, Catat Jadwal Resmi SNBP dan UTBK SNBT 2023

Hal tersebut untuk memastikan pemerataan pelayanan ortopedi di wilayah terdampak gempa. Di mana tim tersebut dibawah supervisi dari dr. Yudha Mathan Sakti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+