Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER EDUKASI] 3 Makanan Minuman Merusak Ginjal | Biaya Sekolah Pilot | Hanya 10 Persen PTS yang Sehat

Kompas.com - 26/09/2022, 10:32 WIB

KOMPAS.com - Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya Ira Purnamasari menjelaskan sejumlah upaya guna menjaga kesehatan ginjal. Pasalnya, apabila ginjal mengalami gangguan, maka organ tubuh lain akan merasakan dampaknya juga.

Masalah kesehatan ginjal tersebut menjadi salah satu topik yang paling diminati pembaca edukasi pada pekan lalu.

Selain kesehatan ginjal, topik terkait biaya sekolah penerbangan untuk menggeluti profesi pilot juga menjadi topik yang banyak dibaca.

Baca juga: Uang Saku Rp 325 Juta, Ini Cara Daftar Beasiswa Gates Cambridge S2-S3

Untuk mengetahui makanan dan minuman yang berpotensi merusak kesehatan ginjal, serta topik terpopuler edukasi periode Jumat-Minggu (23-25/6/2022), berikut Kompas.com rangkumkan kembali:

1. Dosen UM Surabaya: 3 Makanan dan Minuman yang Membuat Ginjal Rusak

Menurut Ira Purnamasari, untuk menjaga kesehatan ginjal seseorang perlu menghindari beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat mengganggu kerja ginjal.

Makanan pertama yang harus dihindari adalah Garam Natrium. Garam natrium biasanya digunakan dalam penyedap masakan.

Garam natrium berperan dalam berbagai fungsi fisiologis tubuh, salah satunya yakni pengaturan keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi garam natrium kurang dari 2 gram per hari.

Baca juga: Apakah Minum Suplemen Dapat Merusak Ginjal? Ini Penjelasan Dokter UGM

Hal ini sebagai upaya preventif terhadap penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan akibat kelebihan mengonsumsi garam, akan tetapi pada kenyataannya seseorang mengonsumsi garam lebih dari itu setiap harinya.

Selain garam, dua makanan lain yang berpotensi merusak ginjal dapat diklik di sini.

Ilustrasi pilot dan co-pilotShutterstock/TunedIn by Westend61 Ilustrasi pilot dan co-pilot

2. 5 Sekolah Penerbangan di Indonesia untuk Jadi Pilot, Intip Biayanya

Bagi kamu yang tertarik ingin menimba pendidikan di sekolah penerbangan, ada beberapa sekolah penerbangan di Indonesia yang bisa menjadi rekomendasi kamu.

Bali International Flight Academy (BIFA) yang terletak di Buleleng, Bali menjadi salah satunya.

BIFA telah meluluskan sebanyak 787 siswa dari berbagai program BIFA dan lebih dari 650 alumnus telah berhasil bekerja di berbagai maskapai, seperti Garuda Indonesia, Air Asia, Sriwijaya Air, Citilink, dan Lion Group.

Biaya kuliah sekolah penerbangan di BIFA sekitar Rp 985 juta. Lalu, ada asuransi kecelakaan diri pelajar Rp 12,5 juta, dan deposit mahasiswa Rp 25 juta.

Baca juga: 6 Jurusan Kedokteran Gigi Terbaik Indonesia 2022 dan Biaya Kuliah

Untuk melihat sekolah lainnya serta biaya kuliahnya, dapat dilihat lengkap di sini.

Ilustrasi kuliah di luar negeri.Shutterstock/Travelpixs Ilustrasi kuliah di luar negeri.

3. Hanya 10 Persen Perguruan Tinggi Swasta Dinyatakan Sehat

Hanya ada 10 persen perguruan tinggi swasta (PTS) dari total 3.128 di Indonesia yang dinyatakan sehat, sedangkan 90 persen sisanya justru tidak sehat.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menerangkan, untuk mengatasi masalah PTS yang tidak sehat, pemerintah perlu melakukan penggabungan atau merger perguruan tinggi.

Baca juga: Uang Saku Di Atas Rp 10 Juta Per Bulan, Daftar 10 Beasiswa S1-S2 Ini

Kendati demikian, ia mengungkapkan, dalam penggabungan itu ditemukan masalah baru. Saat ini, banyak kampus swasta di Indonesia yang mengalami kondisinya kesulitan dalam operasional.

Baca selengkapnya di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+