Kompas.com - 25/01/2022, 08:50 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mendorong semua jenjang pendidikan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas per Januari 2022.

Kebijakan ini penting dilakukan untuk mencegah learning loss akibat pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang sudah terlalu lama.

Namun di tengah kebijakan PTM 100 persen wajib dilakukan satuan pendidikan, Covid-19 varian Omicron justru masuk ke Indonesia. Bahkan hingga saat ini Covid-19 varian Omicron terus mengalami peningkatan.

Sejumlah sekolah di Jakarta pun terpaksa tutup karena ditemukan kasus positif Covid-19 baik terhadap siswa maupun tenaga pendidik atau guru.

Baca juga: Dosen UM Surabaya: Korban Pelecehan Harus Berani Speak Up

PTM 100 persen harus disertai 3T

Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Gunadi mengatakan kegiatan PTM 100 persen harus diikuti dengan upaya 3T (testing, tracing, dan treatment) oleh pemerintah.

"Penyelenggaraan PTM 100 persen tentunya pemerintah dan stakeholder terkait sudah mempertimbangkannya, tetapi harus diikuti dengan 3T," urai Gunadi seperti dikutip dari laman UGM, Selasa (25/1/2022).

Menurut Gunadi, langkah 3T sebaiknya dilakukan secara acak serta secara rutin. Dengan begitu diharapkan dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 termasuk varian Omicron. Terlebih varian Omicron memiliki kemampuan penyebaran lebih cepat daripada varian Delta.

Baca juga: Perusahaan Game Ini Buka Lowongan Kerja bagi S1, Yuk Daftar

Cegah klaster baru muncul

Gunadi mengungkapkan, karena gejala umumnya tidak berat, Orang Tanpa Gejala (OTG), jadi tidak tahu apakah anak-anak dan guru membawa virus atau tidak.

"Sehingga dilakukan testing secara acak dan berkala. Jangan menunggu ada klaster atau positif baru ditracing, ini terlambat," tegasnya.

Gunadi menerangkan, apabila tracing baru dilakukan saat muncul klaster di sekolah, akan berpotensi menyebarkan virus secara lebih luas dalam keluarga dan menjadi klaster baru.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.