Kompas.com - 02/12/2021, 13:34 WIB
ilustrasi tempe. SHUTTERSTOCK/Kristantiilustrasi tempe.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Guru Besar Teknologi Pangan IPB, Prof Made Astawan mengatakan, peran organisasi nirlaba penting untuk menggerakkan industri tempe di Indonesia.

Misalnya Forum Tempe Indonesia yang didirikan sejak tahun 2008 memiliki misi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tempe sebagai komoditas andalan, terutama dalam perspektif budaya, bisnis, dan kesehatan.

Baca juga: Ke IPB, UNP Siapkan Diri Jadi PTN-BH di 2022

Menurut dia, edukasi tempe sebagai warisan budaya Indonesia kepada masyarakat penting.

Agar tempe dapat dihargai sebagai produk kesehatan dan dapat diapresiasi dengan harga yang pantas. Maka tempe harus diyakinkan sebagai produk yang menyehatkan.

"Rebranding tempe kepada generasi muda juga penting karena sebagian besar anak muda tidak terlalu peduli dengan produk asli bangsanya. Alasannya karena tempe dianggap 'jadul' dan murah. Sehingga penting untuk mendorong kegiatan yang dapat membangun semangat anak muda untuk mau menghargai tempe," kata dia melansir laman IPB, Kamis (2/12/2021).

Dia menambahkan pendirian Rumah Tempe Indonesia (RTI) yang diresmikan 6 Juni 2012 bertepatan dengan hari Tempe Nasional juga memiliki peran dalam industri tempe.

RTI menjadi percontohan dan pusat pembelajaran bagi anggota Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (KOPTI) dan masyarakat luas tentang cara produksi tempe yang higenis menurut GMP (Good Manufacturing Process).

"Konsep RTI bahkan telah diadopsi dan diduplikasi di 29 provinsi," jelas dia

Dia mengaku, keberadaan RTI juga menarik minat pihak asing untuk berkunjung dan belajar membuat tempe.

Baca juga: Guru Besar UGM: Virus Covid-19 Serang Saluran Pencernaan

Tempe segar RTI didistrubsikan ke berbagai supermarket besar di Indonesia dengan label tempe sehat. Tempe tersebut dijual dengan harga lumayan tinggi daripada pasar tradisional.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.