Kompas.com - 27/11/2021, 20:46 WIB
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Insitut Kesenian Jakarta (IKJ) menggelar pameran virtual bertemakan ?Face to Face?. Pameran virtual ?Face to Face? dibuka pada Rabu, 24 November 2021. DOK. IKJFakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Insitut Kesenian Jakarta (IKJ) menggelar pameran virtual bertemakan ?Face to Face?. Pameran virtual ?Face to Face? dibuka pada Rabu, 24 November 2021.

KOMPAS.com - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Insitut Kesenian Jakarta (IKJ) menggelar pameran virtual bertemakan “Face to Face”. Pameran virtual “Face to Face” dibuka pada Rabu, 24 November 2021.

Pembukaan pameran virtual FSRD secara virtual ini diresmikan langsung oleh Dekan FSRD IKJ, Anindyo Widito.

Pembukaan pameran berlangsung unik sesuai dengan konsep pameran "Face to Face" secara virtual yakni mengajak seluruh peserta menggunakan masker selama acara dan simbolisasi membuka masker secara virtual saat pameran diresmikan.

Dekan FSRD IKJ, Anindyo Widito menjelaskan, pameran "Face to Face" akan berlangsung selama satu bulan dari 24 November hingga 24 Desember 2021 secara virtual di kanal website FSRD IKJ https://galeri.senirupaikj.ac.id/.

“Peserta pameran melibatkan 15 (lima belas) pengajar FSRD IKJ dengan menyuguhkan karya-karya dwi matra, tri matra dan digital mengangkat seputar isu pandemi yang dikemas dalam pameran virtual “Face to Face”," ungkap Anindyo.

Lebih jauh Anindyo menjelaskan, pameran "Face to Face" diselenggarakan dengan menghadirkan karya seni rupa yang dapat berbicara dalam konteks aktual: bagaimana pola interaksi bergeser di masa pandemi, pengaruhnya pada proses kreatif dan interaksi sosial, hingga kemungkinan-kemungkinan baru yang bisa dilakukan di masa pandemi.

Anindyo juga menyampaikan, penghayatan para perupa dalam pameran ini hadir dalam berbagai ragam medium seni rupa seperti patung, lukisan, drawing, kriya, ilustrasi hingga seni multimedia.

"Selain dari pada itu, pameran akan dilaksanakan secara daring, yang berarti perlu adanya pertimbangan bagaimana karya akan dilihat oleh para ‘pengunjung’ pameran, sebuah tantangan lain bagi kita praktisi seni dan pembuat pameran seni rupa di masa pandemi," ujarnya.

Baca juga: IKJ Gelar CiFFest 2021 Berbagi Semangat Inovasi Fesyen di Era Normal Baru

Memaknai tatap muka lewat seni

"Karya-karya pameran Face to Face” juga telah melalui proses kurasi oleh kurator Asep Topan,” tambah Dekan FSRD IKJ saat pembukaan pameran "Face to Face", Rabu (24/11/2021).

Pengajar FSRD IKJ yang terlibat dalam pameran “Face to Face” di antaranya; Danny Yuwanda Gazewanny, Tri Aru Wiratno, Boedhatmaka Darsono, Guntur Wibowo, Lucky Wijayanti, Oky Arfie Hutabarat, Walid Syarthowi Basmalah, Bambang Tri Rahadian, Saut irianto Manik, Nicholas Wila Adi Pratama, Budi P.M. Tobing,Hilman Syafriadi, Ehwan Kurniawan, Rasuardie, dan Saut Miduk Togatorop.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.