Kompas.com - 15/11/2021, 20:36 WIB
UNJ mengadakan kegiatan evaluasi program permata mandiri, koordinasi pelaksanaan kerja sama Permata Mandiri semester genap tahun 2021/2022 (15/11/2021). DOK. UNJUNJ mengadakan kegiatan evaluasi program permata mandiri, koordinasi pelaksanaan kerja sama Permata Mandiri semester genap tahun 2021/2022 (15/11/2021).

KOMPAS.com - Program Permata Merdeka merupakan program pertukaran mahasiswa tanah air guna mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah dicanangkan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim.

Terkait program ini, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memberikan dukungan melalui Program Permata Merdeka Mandiri UNJ.

Rektor UNJ, Prof. Komarudin menyampaikan, sangat penting untuk mengkoordinasikan sistem MBKM yang digaungkan Mas Menteri lewat evaluasi program, koordinasi pelaksanaan kerja sama permata mandiri semester genap tahun 2021/2022 yang digelar pada 

Selain evaluasi, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan rencana penggunaan Application Programming Interface (API) dengan portal permata mandiri dengan masing-masing sistem informasi masing-masing perguruan tinggi.

Acara evaluasi dilaksanakan pada 15 November 2021 secara hybrid melalui daring dan luring. Kegiatan luring diadakan di Aula Latief Kampus A UNJ, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, sedangkan secara daring melalui Zoom.

Prof. Suyono, Wakil Rektor Bidang Akademik UNJ menyampaikan dalam laporannya, kegiatan tersebut ialah koordinasi dan kerja sama program Permata Mandiri.

"Peran UNJ dalam hal ini ialah memfasilitasi, karena letak UNJ yang berada di Ibu Kota. UNJ sendiri terlibat dalam program ini pada tahun 2020," ungkap Prof. Suyono.

Lebih lanjut Prof. Suyono menambahkan, pada tahun dan semester genap ini, UNJ menerima mahasiswa inbond sebanyak 179 dari 17 perguruan tinggi di Indonesia dan mengirimkan 238 ke 22 perguruan tinggi di Indonesia.

Kemudian pada semester ganjil ini yang sedang berjalan, UNJ menerima 36 mahasiswa inbond dari 5 perguruan tinggi di Indonesia dan mengirimkan mahasiswa outbond sebanyak 164 ke 8 perguruan tinggi di Indonesia.

Baca juga: Kampus Merdeka dari Kekerasan Seksual, Ini 4 Tujuan Permen PPKS

"Memang semester ini berbarengan dengan permata dalam negeri. Harapannya semester depan pertukaran mahasiswa dapat lebih banyak lagi, dengan jumlah perguruan tinggi yang undang pun semakin banyak," tambah Prof. Suyono.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.