Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/08/2021, 11:03 WIB
Albertus Adit

Penulis

KOMPAS.com - Lima mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melakukan inovasi di masa pandemi Covid-19. Mereka membuat yoghurt rempah kaya manfaat.

Salah satunya bisa sebagai peningkat sistem imun tubuh. Seperti apa inovasinya? Melansir laman resmi Unsoed, Minggu (8/8/2021), ini inovasinya.

Adapun yoghurt rempah adalah inovasi jamu dengan perpaduan antara yoghurt dan rempah-rempah, seperti kunyit, jahe, dan kayu manis.

Baca juga: Mahasiswa Unnes Manfaatkan Limbah Ini Jadi Genteng Ramah Lingkungan

Tak hanya itu saja, yoghurt itu juga ditambahkan madu dengan tetap mempertahankan rasa yoghurt yang asam.

Di bawah bimbingan dosen Jurusan Farmasi Dr.rer.nat. apt. Harwoko, M.Sc., tim ini berhasil lolos pendanaan pada Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) tahun 2021.

Kelima mahasiswa Unsoed tersebut adalah Vania FK Rohmadi, Sherina Audry, Khairunnisa Nur Ar Royani, dan Yasmine Zahra Shabira dari Jurusan Farmasi, serta Muhammad Irfan Rafif Pratama dari Jurusan Manajemen.

Menurut Vania selaku ketua tim PKM-K, ide ini muncul karena rempah memiliki kandungan kimia yang kaya manfaat.

"Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini masyarakat membutuhkan suatu inovasi produk yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh," ujarnya.

Dijelaskan, berdasarkan kajian literatur mengenai potensi kunyit, jahe, dan kayu manis yang mengandung kurkuminoid serta madu yang mengandung flavonoid telah dibuktikan secara ilmiah berefek:

1. antiinflamasi

2. antioksidan

3. immunostimulan

Kini, produk yang dikemas dalam botol plastik seperti labu Erlenmeyer telah dipasarkan melalui media sosial dan secara online.

Hingga saat ini telah terjual sebanyak 221 botol dengan harga jual Rp 15.000 per botol.

Untuk tempat produksi dan penjualan produk yoghurt rempah ini dilakukan di Purwokerto dan sempat mampir ke Yogyakarta.

Baca juga: Dosen dan Mahasiswa Ini Mulai Berdamai dengan Pandemi

Bahkan produk yoghurt ini telah dibagikan secara gratis kepada para warga yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) maupun yang tidak isoman.

Kegiatan ini diprogramkan oleh salah satu anggota tim yaitu Sherina Audry untuk menyukseskan program KKN Tematik Covid–19 dari LPPM Unsoed di Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Banyumas.

Ternyata, kehadiran produk yang mengusung tagline "1st pelopor yoghurt rempah" ini akhirnya memperoleh sambutan baik dari Loka POM (Pengawas Obat dan Makanan) Kabupaten Banyumas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com