Kompas.com - 30/07/2021, 17:00 WIB
Ilustrasi kuliah di luar negeri. ShutterstockIlustrasi kuliah di luar negeri.

KOMPAS.com - Menyelesaikan pendidikan tinggi diharapkan bisa membantu masyarakat meningkatkan daya saing di dunia kerja dan mendapatkan penghasilan lebih baik.

Guna meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang sempat putus kuliah, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud Ristek melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan pada tahun 2021 mengadakan Program Bantuan Pemerintah Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau Tipe A2 (PBPP-RPL Tipe A2).

RPL memungkinkan calon mahasiswa tidak perlu lagi mengambil seluruh SKS pada program studi yang diminati. Serta akan diberikan bantuan subsidi biaya kuliah selama satu semester guna memperoleh kredit akademik melalui RPL.

Baca juga: 10 Sarjana Tertua di Dunia, Bukti Pendidikan Tak Dibatasi Usia

Program RPL sendiri diklasifikasi menjadi dua yaitu sarjana dan magister. Calon peserta RPL dapat berasal dari anggota masyarakat lulusan SMA/sederajat atau yang dulu pernah kuliah di program diploma, sarjana, atau magister tetapi karena alasan tertentu tidak sempat menyelesaikannya dan telah bekerja paling tidak selama 2 tahun.

Dijelaskan, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah pengakuan atas Capaian Pembelajaran (CP) seseorang yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Program bantuan ini adalah upaya pemerintah mendorong perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan atau akses kepada masyarakat selaku calon mahasiswa yang telah memiliki Capaian Pembelajaran atau kompetensi yang diperoleh dari pendidikan formal sebelumnya, pendidikan nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pada tahun 2021 ini terdapat 63 (enam puluh tiga) perguruan tinggi negeri dan swasta penyelenggara program RPL ini.

Sebanyak 453 program studi (prodi) dapat dipilih sesuai dengan bidang masing-masing. Untuk informasi pendaftaran, syarat dan daftar perguruan tinggi serta prodi penyelenggara, peminat dapat mengakses tautan http://rpla.kemdikbud.go.id/ 

 Baca juga: Sering Bolos dan Balap Liar, tapi Usaha Ini Buat Esa Masuk Teknik ITB

Daftar 63 perguruan tinggi penyelenggara RPL

1. Universitas Airlangga
2. Universitas Diponegoro
3. Universitas Gadjah Mada
4. Universitas Padjadjaran
5. Universitas Andalas
6. Universitas Pendidikan Indonesia
7. Universitas Negeri Jakarta
8. Universitas Negeri Makassar
9. Universitas Negeri Malang
10. Universitas Negeri Manado
11. Universitas Negeri Medan
12. Universitas Negeri Padang
13. Universitas Negeri Semarang
14. Universitas Negeri Surabaya
15. Universitas Negeri Yogyakarta
16. Universitas Pendidikan Nasional
17. Universitas Pancasila
18. Universitas Aki
19. Universitas Amikom Purwokerto
20. Universitas Bengkulu
21. Universitas Duta Bangsa Surakarta
22. Universitas Halmahera
23. Universitas Ivet
24. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
25. Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
26. Universitas Panca Marga
27. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
28. Universitas Muhammadiyah Palangka Raya
29. Universitas Muhammadiyah Ponorogo
30. Universitas Muhammadiyah Purworejo
31. Universitas Muhammadiyah Sukabumi
32. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
33. Universitas Muhammadiyah Surakarta
34. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
35. Universitas Negeri Gorontalo
36. Universitas Pendidikan Ganesha
37. Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum
38. Universitas PGRI Semarang
39. Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan
40. Universitas Setia Budi
41. Universitas Triatma Mulya
42. Universitas Ubudiyah Indonesia
43. Universitas Widya Dharma Klaten
44. IKIP PGRI Pontianak
45. Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
46. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
47. Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali
48. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
49. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum
50. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada
51. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mercubaktijaya Padang
52. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta
53. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santo Borromeus
54. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YPAK Padang
55. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kuningan
56. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Yasika
57. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer PPKIA Pradnya Paramita
58. Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Mataram
59. Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Mataram
60. STIE Tribuana Bekasi
61. STIKES Mitra Husada Karanganyar
62. STMIK Widya Pratama
63. Universitas 17 Agustus 1945 Semarang



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.