Kompas.com - 17/05/2021, 16:19 WIB
Ilustrasi KOMPAS/JITETIlustrasi
|

KOMPAS.com - Dana Alokasi Khusus (DAK) merupakan salah satu kewajiban pemerintah pusat kepada daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi fiskal.

DAK memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan dana perimbangan lainnya, yaitu karakteristik specific grants.

Artinya dana transfer DAK memiliki tujuan khusus yang digunakan untuk mendanai kegiatan yang menjadi prioritas nasional dan menjadi urusan daerah.

Baca juga: Siswa SMP, Ini 12 Dampak Positif Gunakan Media Sosial

Melansir akun Instagram Direktorat SD Kemendikbud Ristek, Senin (17/5/2021), DAK terbagi atas 2 jenis, DAK fisik dan non fisik.

DAK fisik adalah dana yang dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara kepada daerah tertentu.

Dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini 6 tahapan perencanaan DAK Fisik 2022:

1. Penyusunan arah kebijakan DAK Fisik subbidang SD tahun 2022

Rapat pimpinan multilateral meeting pemetaan kebijakan DAK bidang pendidikan oleh Kemendikbud Ristek, Kemenkeu, Kemendagri, Bappenas dan Kemenkeu pada Maret-April 2021.

2. Sosialisasi arah kebijakan dan pengusulan daerah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X