Kompas.com - 22/09/2020, 21:30 WIB
Hagar Kegiye (12 tahun) mengerjakan tugas sekolah di kios layanan internet, Kota Jayapura, Papua, Minggu (9/8/2020). Siswi kelas VI SD Inpres Bhayangkara, Jayapura Utara mengaku tidak memiliki kuota internet di telepon selulernya, sehingga mengharuskan dirinya menyewa layanan internet pada salah satu kios di Bhayangkara, Jayapura Utara. ANTARA FOTO/INDRAYADI THHagar Kegiye (12 tahun) mengerjakan tugas sekolah di kios layanan internet, Kota Jayapura, Papua, Minggu (9/8/2020). Siswi kelas VI SD Inpres Bhayangkara, Jayapura Utara mengaku tidak memiliki kuota internet di telepon selulernya, sehingga mengharuskan dirinya menyewa layanan internet pada salah satu kios di Bhayangkara, Jayapura Utara.

KOMPAS.com - Pelajar di tanah Papua bisa merasakan belajar online menggunakan ponsel pintar (smartphone), sebelumnya mereka kesulitan untuk belajar jarak jauh karena tak memiliki smartphone.

Pemberian smartphone diberikan komunitas wartawan lintas media kepada tujuh anak sekolah yang ada di Papua. Itu hasil dari penggalangan bersama Kitabisa.com, donatur, dan sebagainya.

Baca juga: Komunitas Wartawan Donasikan 379 Ponsel Pintar untuk Siswa

"Ada 7 anak yang diberikan, mereka datang dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan ada yang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)," ungkap salah satu anggota komunitas wartawan lintas media, Ghina Ghaliya kepada Kompas.com, Selasa (22/9/2020).

Pengiriman ke Papua, bilang Ghina, membutuhkan waktu lebih dari seminggu karena memang letak daerahnya jauh, sehingga proses ekspedisi atau pengiriman smartphone memakan waktu yang cukup lama.

Dari tujuh anak itu, dia menyebutkan, mereka berasal dari sekolah SDN Inpres DOK VIII Atas Jayapura Utara ada dua orang, SMP YPK Paulus DOK V Jayapura ada satu orang, SMPN 1 Jayapura ada tiga orang, dan SMKN 1 Pariwisata Jayapura ada satu orang.

"Smartphone yang dikirim kepada tujuh anak telah diterima oleh guru ditempat mereka beribadah. Mereka memang beda sekolah, tapi sama guru beribadahnya. Tempat sekolah minggu," jelas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menegaskan, pengiriman di satu tempat demi mempermudah proses ekspedisi. Hal itu mengingat di sana tidak ada detail nomor rumah dan sebagainya.

"Jadi memang harus benar-benar detail nanya patokannya secara jelas. Nama Ketua RT, segala macam. Soalnya barang berharga, jadi harus jelas," tegasnya.

Paket internet juga diberikan

Selain smartphone, lanjut dia, mereka juga diberikan simcard yang telah berisikan pulsa atau paket data. Sehingga mereka sudah langsung bisa menggunakan smartphone untuk belajar online.

Mereka yang memperoleh smartphone, dia menyebutkan, karena gurunya menonton acara wartawan lintas media di televisi. Dari tayangan itu, kemudian sang guru menelepon salah satu pihak dari anggota wartawan lintas media.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.