Kompas.com - 10/06/2020, 14:01 WIB
Para wisudawan Universitas Prasetiya Mulya dalam acara wisuda bertema ?Rediscovering Openness in The Age of Connected Intelligent Technologies? yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada Selasa (10/12).

Dok. Universitas Prasetiya MulyaPara wisudawan Universitas Prasetiya Mulya dalam acara wisuda bertema ?Rediscovering Openness in The Age of Connected Intelligent Technologies? yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada Selasa (10/12).

KOMPAS.com - Foto dengan tagar #WisudaLDR2020 di Instagram beberapa hari ke belakang menimbulkan polemik.

Sejumlah calon wisudawan tahun ini merasa sedih bahkan hingga sakit hati melihat tantangan tersebut.

Foto-foto tersebut membuat calon wisudawan iri karena tak bisa melaksanakan wisuda secara offline seperti sebelum masa pandemi Covid-19.

Padahal, awalnya tantangan tersebut diadakan untuk menyemangati mahasiswa yang lulus di tengah wabah pandemi ini.

Lalu seperti apa makna wisuda bagi calon wisudawan yang di masa Covid-19?

Bagi calon wisudawan di perguruan tinggi swasta di Tangerang, Luthfi Zamzam, wisuda seperti ajang selebrasi atas usaha yang telah berusaha mati-matian selama empat tahun atau lebih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu momen yang paling ditunggu Luthfi adalah berfoto saat bersalaman dengan rektor.

"Tapi yang paling ditunggu saat keluar aula terus ketemu orang tua itu rasanya pasti gabisa mengalahkan apapun. " kata Luthfi kepada Kompas.com, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Tantangan #WisudaLDR2020, Cara Berempati pada Lulusan di Era Pandemi

Ia menyebutkan wisuda seperti ajang pembuktian ke orangtua bahwa bisa menyelesaikan kuliah.

"Momen di mana kita keluar aula wisuda lalu bertemu orang tua. Priceless banget," ujarnya.

Calon wisudawan dari perguruan tinggi negeri di Solo, Maman menganggap wisuda adalah sebuah perayaan atas suatu perjuangan menyelesaikan kuliah yang dihadiri oleh keluarga dan orang-orang tersayang.

Saat wisuda, bagi Maman adalah momen berbagi kebahagiaan.

Bagi Aileen, calon wisudawan dari perguruan tinggi negeri di Jawa Barat mengatakan serupa dengan calon wisudawan lainnya. 

Wisuda adalah salah satu momen pembuktian diri kepada orangtua bahwa telah menyelesaikan studi kuliah.

"Ya turning point aja kalo kita udah benar-benar menyelesaikan studi. Yang perlu dihighlight sebenarnya, wisuda ini bukan momen untuk wisudawan saja nampaknya, tapi momen juga bagi orang tua dari wisudawan itu," kata Aileen kepada Kompas.com.

Tantangan dari Najwa Shihab

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X