4 Ide Keren Belajar di Rumah bersama Guru dan Orangtua agar Siswa Tidak Stres

Kompas.com - 19/03/2020, 13:56 WIB
Atana Tanamal Afkar, siswa kelas VI SDN 1 Puguh, Kendal, Jawa Tengah, membuat pembersih tangan (hand sanitizer) alami bersama ayahnya. Ia mengaku senang bisa praktik di rumah bersama orangtuanya. DOK. TANOTO FOUNDATIONAtana Tanamal Afkar, siswa kelas VI SDN 1 Puguh, Kendal, Jawa Tengah, membuat pembersih tangan (hand sanitizer) alami bersama ayahnya. Ia mengaku senang bisa praktik di rumah bersama orangtuanya.

KOMPAS.com – Penghentian sementara proses belajar tatap muka di sekolah untuk mencegah penyebaran virus corona, membuat banyak guru mencari cara mengembangkan pembelajaran siswa di rumah.

Agar pembelajarannya tidak monoton dan tidak membuat siswa stres, beberapa guru disarankan untuk membuat tugas di rumah dalam bentuk proyek atau memanfaatkan aplikasi pembelajaran daring gratis.

Para guru yang selama ini tidak terbiasa menggunakan pembelajaran daring, ‘terpaksa’ belajar lagi untuk memfasilitasi siswanya belajar di rumah.

Berikut beberapa ide yang dapat dilakukan guru dalam orangtua dalam memberikan tugas dan pendampingan anak belajar di rumah:

1. Proyek membuat produk

Haris Tarmidi, guru kelas VI SDN 1 Puguh, Kendal, Jawa Tengah, membuat pembelajaran berbasis proyek dengan membuat produk bermanfaat. Tugas tersebut dikirimkan melalui WA orangtua siswa.

Baca juga: 5 Jurus Anti-Bingung 14 Hari Temani Anak Belajar di Rumah

“Saya menyiapkan tugas-tugas berbasis proyek yang harus dikerjakan siswa dalam dua minggu di rumah. Misalnya dalam minggu ini siswa membuat masker sederhana dan hand sanitizier atau pembersih tangan dari bahan-bahan alami," kata Haris yang juga fasilitator Program Pintar Tanoto Foundation.

Haris menyarankan sebaiknya pemilihan alat bahannya dan wajib menggunakan yang tersedia di rumah. "Jadi siswa tidak perlu keluar rumah dan merepotkan orangtua," tegas Haris. 

Misalnya dalam proyek pembuatan hand sanitizer alami, siswa mencari informasinya dari internet. Mereka juga diminta berkolaborasi dalam pembuatannya.

Setelah selesai mengerjakan proyeknya, siswa membuat laporan langkah-langkah kegiatan atau percobaan yang dilakukan. Laporan tersebut difoto dan dishare orangtua murid melalui WA grup  kelas VI.

Fania Tri Mifayanti, salah seorang siswa mengatakan suka belajar lewat proyek di rumah. “Lebih mudah dipahami dan menyenangkan karena bisa dikerjakan bersama ibu,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X