Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mengurus Buku Nikah yang Rusak, Hilang, dan Salah Tulis

Kompas.com - 18/07/2022, 13:30 WIB
Alinda Hardiantoro,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Warga negara Indonesia yang telah melangsungkan pernikahan akan mendapatkan buku nikah. Buku nikah ini menjadi bukti bahwa kedua pasangan tersebut telah sah menjadi suami istri.

Terdapat dua jenis buku nikah, yaitu buku nikah berwarna merah yang ditujukan bagi istri, dan berwarna hijau untuk suami.

Seiring berjalannya waktu, sejumlah pasangan suami istri kerap mengeluhkan buku nikah mereka yang rusak, hilang atau salah dalam penulisan nama dan identitas lainnya.

Lantas bagaimana cara mengurus buku nikah yang rusak, hilang atau salah tulis?

Baca juga: Cara Daftar Nikah Secara Online, Biaya Gratis Tak Perlu Datang ke KUA

Buku nikah bisa diganti

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kementerian Agama melalui laman instagramnya @bimasislam menginformasikan bahwa buku nikah yang rusak, hilang, atau salah tulis bisa diganti. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bimas Islam Kemenag RI (@bimasislam)

Saat dikonfirmasi oleh Kompas.com (16/7/2022), Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin membenarkan informasi terkait penggantian buku nikah tersebut.

"Bisa (diganti)," ujarnya singkat, saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Sabtu (16/7/2022).

Cara mengganti buku nikah

Buku nikah yang hilang dan rusak akan diganti dengan menerbitkan duplikat buku nikah. Seluruh proses penerbitan buku nikah yang baru itu gratis alias tidak dipungut biaya sepeser pun.

Berikut cara mengganti buku nikah:

1. Ganti buku nikah karena rusak

Apabila buku nikah rusak, pemohon dapat segera mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) terdekat dengan membawa beberapa dokumen, di antaranya:

  • Buku nikah yang rusak
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Pas foto 2x3 latar biru.

Pemohon akan segera mendapatkan duplikat buku nikah yang rusak.

Baca juga: Cara Membuat Kartu Nikah Digital untuk Pengantin Lama dan Baru

2. Ganti buku nikah karena hilang

Adapun bagi pemohon yang mengurus buku nikah lantaran hilang, bisa segera mengunjungi KUA dengan membawa dokumen sebagai berikut:

  • Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  • KTP
  • Pas foto 2x3 latar biru.

Nantinya pemohon juga akan mendapatkan duplikat buku nikah sama seperti yang diperoleh pemohon yang mengajukan penggantian buku nikah karena rusak.

Duplikat buku nikah ini hanya diberikan bagi pemohon yang buku nikahnya rusak atau hilang.

3. Ganti buku nikah karena salah tulis

Bagi masyarakat yang mengalami kesalahan penulisan di buku nikah, KUA akan menggantinya dengan buku nikah yang baru.

Pemohon bisa mengajukan buku nikah yang baru dengan membawa dokumen di bawah ini:

  • KTP
  • Kartu Keluarga
  • Ijazah terakhir
  • Pas foto ukuran 2x3 latar biru

Kendati demikian, apabila stok buku nikah terbatas, pihak KUA akan melakukan beberapa hal, di antaranya:

  • Mencoret dua garis pada tulisan yang salah
  • Menulis perbaikannya dengan huruf kapital
  • Kepala KUA membubuhi paraf pada ujung kanan pada kata yang dicoret
  • Kepala KUA memberi cap dinas di atas kata yang salah.

KUA memastikan bahwa buku nikah tersebut tetap sah meskipun terdapat coretan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Jadwal Timnas Indonesia di Semifinal Piala Asia U23: Senin 29 April 2024 Pukul 21.00 WIB

Jadwal Timnas Indonesia di Semifinal Piala Asia U23: Senin 29 April 2024 Pukul 21.00 WIB

Tren
Duduk Perkara Kemenkop-UKM Imbau Warung Madura Tak Buka 24 Jam

Duduk Perkara Kemenkop-UKM Imbau Warung Madura Tak Buka 24 Jam

Tren
Benarkah Pengobatan Gigitan Ular Peliharaan Tak Ditanggung BPJS Kesehatan?

Benarkah Pengobatan Gigitan Ular Peliharaan Tak Ditanggung BPJS Kesehatan?

Tren
Arkeolog Temukan Buah Ceri yang Tersimpan Utuh Dalam Botol Kaca Selama 250 Tahun

Arkeolog Temukan Buah Ceri yang Tersimpan Utuh Dalam Botol Kaca Selama 250 Tahun

Tren
Beroperasi Mulai 1 Mei 2024, KA Lodaya Gunakan Rangkaian Ekonomi New Generation Stainless Steel

Beroperasi Mulai 1 Mei 2024, KA Lodaya Gunakan Rangkaian Ekonomi New Generation Stainless Steel

Tren
Pindah Haluan, Surya Paloh Buka-bukaan Alasan Dukung Prabowo-Gibran

Pindah Haluan, Surya Paloh Buka-bukaan Alasan Dukung Prabowo-Gibran

Tren
3 Skenario Timnas Indonesia U23 Bisa Lolos ke Olimpiade Paris

3 Skenario Timnas Indonesia U23 Bisa Lolos ke Olimpiade Paris

Tren
Hak Angket Masih Disuarakan Usai Putusan MK, Apa Dampaknya untuk Hasil Pilpres?

Hak Angket Masih Disuarakan Usai Putusan MK, Apa Dampaknya untuk Hasil Pilpres?

Tren
Daftar Cagub DKI Jakarta yang Berpotensi Diusung PDI-P, Ada Ahok dan Tri Rismaharini

Daftar Cagub DKI Jakarta yang Berpotensi Diusung PDI-P, Ada Ahok dan Tri Rismaharini

Tren
'Saya Bisa Bawa Kalian ke Final, Jadi Percayalah dan Ikuti Saya... '

"Saya Bisa Bawa Kalian ke Final, Jadi Percayalah dan Ikuti Saya... "

Tren
Thailand Alami Gelombang Panas, Akankah Terjadi di Indonesia?

Thailand Alami Gelombang Panas, Akankah Terjadi di Indonesia?

Tren
Sehari 100 Kali Telepon Pacarnya, Remaja Ini Didiagnosis “Love Brain'

Sehari 100 Kali Telepon Pacarnya, Remaja Ini Didiagnosis “Love Brain"

Tren
Warganet Sebut Ramadhan Tahun 2030 Bisa Terjadi 2 Kali, Ini Kata BRIN

Warganet Sebut Ramadhan Tahun 2030 Bisa Terjadi 2 Kali, Ini Kata BRIN

Tren
Lampung Dicap Tak Aman karena Rawan Begal, Polda: Aman Terkendali

Lampung Dicap Tak Aman karena Rawan Begal, Polda: Aman Terkendali

Tren
Diskon Tiket KAI Khusus 15 Kampus, Bisakah untuk Mahasiswa Aktif?

Diskon Tiket KAI Khusus 15 Kampus, Bisakah untuk Mahasiswa Aktif?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com