Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Mitos Atlantis, Kota dengan Peradaban Maju yang Hilang di Dasar Laut

Kompas.com - 19/04/2024, 21:00 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Atlantis adalah sebuah pulau legendaris di Samudera Atlantik, yang disebut terletak di sebelah barat, tepat di luar Pilar Hercules (Selat Gibraltar).

Menurut Britannica, sumber utama legenda ini adalah dua dialog Plato, Timaeus dan Critias. Secara umum, Atlantis dianggap hanya sebuah mitos legenda.

Namun, beberapa penulis Eropa abad pertengahan meyakini bahwa kisah tersebut benar, dan para penulis kemudian mencoba mengidentifikasikannya dengan negara yang sebenarnya.

Setelah Renaisans, misalnya, upaya dilakukan untuk mengidentifikasi Atlantis dengan Amerika, Skandinavia, dan Kepulauan Canary.

Baca juga: Mengenal Pulau Semakau, Rahasia Singapura Jadi Negara Terbersih Asia


Atlantis Plato

Dikutip dari laman History, Plato (melalui karakter Critias dalam dialognya) menggambarkan Atlantis sebagai sebuah pulau yang lebih besar dari gabungan Libya dan Asia Kecil.

Plato menceritakan kisah Atlantis sekitar tahun 360 sebelum masehi. Pendiri Atlantis, katanya, adalah setengah dewa dan setengah manusia.

Pemukiman terdiri dari pulau-pulau konsentris yang dipisahkan oleh parit lebar dan dihubungkan oleh kanal yang menembus ke tengah.

Baca juga: Daftar 10 Kota Paling Tidak Aman di Dunia 2024, Meksiko Mendominasi

Mereka menciptakan peradaban utopis dan menjadi kekuatan angkatan laut yang besar. Ada ibu kota besar di pulau tengah.

Atlantis terletak di Atlantik tepat di luar Pilar Hercules, memiliki kebudayaan maju dan konstitusinya mirip dengan yang digariskan dalam “Republik” karya Plato.

Critias karya Plato mengatakan bahwa dia mendengar kisah Atlantis dari kakeknya, yang mendengarnya dari negarawan Athena, Solon (300 tahun sebelum zaman Plato).

Solon mempelajarinya dari seorang pendeta Mesir, yang mengatakan bahwa hal itu terjadi 9.000 tahun sebelumnya.

Baca juga: 5 Teori soal Atlantis, Salah Satunya Ditelan oleh Segitiga Bermuda

Kota Atlantis dilindungi oleh dewa Poseidon, yang menjadikan putranya Atlas sebagai raja dan pemberi nama pulau serta lautan yang mengelilinginya.

Ketika bangsa Atlantis semakin kuat, etika mereka menurun. Tentara mereka akhirnya menaklukkan Afrika hingga Mesir dan Eropa hingga Tyrrhenia (Italia Etruria) sebelum dipukul mundur oleh aliansi yang dipimpin Athena.

Kemudian, sebagai hukuman Tuhan, Atlantis itu dilanda gempa bumi dan banjir, dan tenggelam ke dalam laut berlumpur.

Baca juga: Mengenal Paman Sam, Sosok yang Menjadi Simbol Negara Amerika Serikat

Apakah keberadaan Atlantis nyata?

Ada banyak teori tentang keberadaan Atlantis, mulai dari Mediterania, lepas pantai Spanyol, bahkan di wilayah yang sekarang disebut Antartika.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com