Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

AS-Yordania Jatuhkan Bantuan Lagi ke Gaza, Kali Ini 36.800 Makanan

Kompas.com - 05/03/2024, 21:47 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

JALUR GAZA, KOMPAS.com - Pesawat kargo Amerika Serikat menerbangkan lebih dari 36.000 makanan ke Gaza pada Selasa (3/5/2024).

AS melakukannya dalam sebuah operasi gabungan dengan Yordania.

"Komando Pusat AS dan Angkatan Udara Kerajaan Yordania melakukan penerjunan bantuan kemanusiaan gabungan ke Gaza Utara pada 5 Maret 2024, pukul 14.30 (waktu Gaza) untuk memberikan bantuan penting bagi warga sipil yang terkena dampak konflik yang sedang berlangsung," kata Komando Militer AS (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip dari AFP.

Baca juga: Pesawat AS Mulai Jatuhkan Bantuan di Gaza, Ada 66 Paket Berisi 38.000 Makanan

"Pesawat C-130 AS menjatuhkan lebih dari 36.800 makanan di Gaza Utara, daerah yang sangat membutuhkan, sehingga memungkinkan akses warga sipil terhadap bantuan penting," kata CENTCOM.

Mereka menambahkan bahwa Amerika Serikat terus merencanakan misi pengiriman bantuan lanjutan.

Amerika Serikat -sekutu setia Israel- mulai menjatuhkan bantuan melalui udara pada hari Sabtu (2/3/2024) lalu ke Gaza, yang telah menghadapi pengeboman tanpa henti oleh Israel sejak Hamas melancarkan serangan lintas batas pada tanggal 7 Oktober.

Serangan Hamas mengakibatkan sekitar 1.160 orang tewas, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, menurut angka-angka resmi Israel.

Sedangkan, serangan balasan Israel di Gaza, yang kini memasuki bulan kelima, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, telah menewaskan lebih dari 30.600 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Jumlah bantuan yang dibawa ke Gaza dengan truk telah menurun drastis selama hampir lima bulan perang, dan warga Gaza menghadapi kekurangan makanan, air, dan obat-obatan. 

Baca juga: Giliran Belgia Kirim Pesawat untuk Jatuhkan Bantuan ke Gaza

Wakil Sekretaris Pers Pentagon, Sabrina Singh, mengatakan pada Senin (4/3/2024) bahwa antara 30 hingga 120 truk per hari telah mengirimkan bantuan ke Gaza dalam sepekan terakhir.

"Itu jelas tidak cukup... untuk memberi makan penduduk di sana," kata Singh, seraya menambahkan bahwa pengiriman melalui udara dimaksudkan untuk melengkapi dan bukan menggantikan bantuan yang dibawa melalui jalur darat.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

Terkini Lainnya

Menlu Turkiye Akan Kunjungi Arab Saudi untuk Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Menlu Turkiye Akan Kunjungi Arab Saudi untuk Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Global
Vatikan dan Vietnam Akan Menjalin Hubungan Diplomatik Penuh

Vatikan dan Vietnam Akan Menjalin Hubungan Diplomatik Penuh

Internasional
New York Kembalikan 30 Artefak yang Dijarah ke Indonesia dan Kamboja

New York Kembalikan 30 Artefak yang Dijarah ke Indonesia dan Kamboja

Global
Salah Bayar Makanan Rp 24 Juta, Pria Ini Kesal Restoran Baru Bisa Kembalikan 2 Minggu Lagi

Salah Bayar Makanan Rp 24 Juta, Pria Ini Kesal Restoran Baru Bisa Kembalikan 2 Minggu Lagi

Global
Saat Jangkrik, Tonggeret, dan Cacing Jadi Camilan di Museum Serangga Amerika...

Saat Jangkrik, Tonggeret, dan Cacing Jadi Camilan di Museum Serangga Amerika...

Global
Butuh 14 Tahun untuk Bersihkan Puing-puing di Gaza akibat Serangan Israel...

Butuh 14 Tahun untuk Bersihkan Puing-puing di Gaza akibat Serangan Israel...

Global
Arab Saudi Imbau Warga Waspadai Penipuan Visa Haji Palsu

Arab Saudi Imbau Warga Waspadai Penipuan Visa Haji Palsu

Global
China Beri Subsidi Rp 22,8 Juta ke Warga yang Mau Tukar Mobil Lama ke Baru

China Beri Subsidi Rp 22,8 Juta ke Warga yang Mau Tukar Mobil Lama ke Baru

Global
Atlet Palestina Bakal Diundang ke Olimpiade Paris 2024

Atlet Palestina Bakal Diundang ke Olimpiade Paris 2024

Global
Rangkuman Hari Ke-793 Serangan Rusia ke Ukraina: Serangan Jalur Kereta Api | Risiko Bencana Radiasi Nuklir

Rangkuman Hari Ke-793 Serangan Rusia ke Ukraina: Serangan Jalur Kereta Api | Risiko Bencana Radiasi Nuklir

Global
Hamas Pelajari Proposal Gencatan Senjata Baru dari Israel

Hamas Pelajari Proposal Gencatan Senjata Baru dari Israel

Global
Rektor Universitas Columbia Dikecam atas Tindakan Keras Polisi pada Pedemo

Rektor Universitas Columbia Dikecam atas Tindakan Keras Polisi pada Pedemo

Global
China Jadi Tuan Rumah Perundingan Persatuan Palestina bagi Hamas-Fatah

China Jadi Tuan Rumah Perundingan Persatuan Palestina bagi Hamas-Fatah

Global
Mahasiswa Paris Akhiri Demo Perang Gaza Usai Bentrokan di Jalanan

Mahasiswa Paris Akhiri Demo Perang Gaza Usai Bentrokan di Jalanan

Global
Perempuan Ini Bawa 2 Kg Kokain di Rambut Palsunya

Perempuan Ini Bawa 2 Kg Kokain di Rambut Palsunya

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com