Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemimpin Oposisi Belarus Tikhanovskaya Umumkan Siap Memimpin di Masa Transisi

Kompas.com - 04/12/2020, 06:30 WIB
Miranti Kencana Wirawan

Penulis

MINSK, KOMPAS.com - Pemimpin oposisi pemerintah Belarus sekaligus mantan kandidat presiden Svetlana Tikhanovskaya mengumumkan kesiapannya memimpin Belarus.

Sebelumnya, Tikhanovskaya meyakinkan bahwa dia tidak akan memosisikan dirinya sebagai presiden masa depan republik itu.

Namun, pada Kamis (3/12/2020) wanita itu mengumumkan kesiapan dirinya memimpin di masa transisi.

Baca juga: Gagal Gulingkan Presiden, Massa Demo Belarus Ganti Taktik

"Secara resmi, saya umumkan bahwa saya siap memimpin negara dalam masa transisi," ungkap Tikhanovskaya dalam pesan video yang dikutip RIA Novosti.

Berdasarkan keterangannya, Tikhanovskaya dan timnya telah mengembangkan suatu rencana rancangan reformasi Konstitusi.

Pergolakan politik Belarus bergelora sejak pemilihan presiden 9 Agustus lalu di mana Presiden Alexander Lukashenko menang untuk keenam kalinya.

Baca juga: Presiden Belarus Isyaratkan untuk Mundur

Dengan berdasarkan catatan Central Election Commission of Belarus (CEC), Lukashenko memperoleh 80,1 persen suara.

Protes massa dari pihak oposisi pun mulai pecah di negara itu. Pihak oposisi percaya, Tikhanovskaya-lah pemenang dari pemilihan tersebut sehingga demonstrasi tak terelakkan menuntut adanya peralihan kekuasaaan dengan pemilihan baru.

Tikhanovskaya yang kala itu merasa terdesak, melarikan diri ke Lituania tak lama setelah pemilu.

Baca juga: Ratusan Wanita Ditangkap dalam Demonstrasi Sparkly March di Belarus

Tikhanovskaya kemudian dituduh menjadi dalang atas perebutan kekuasaan dan masuk dalam daftar buronan antar-negara bagian di Belarus dan di Rusia.

Aksi protes massa masih berlanjut hingga hari ini dengan para aktivis dan demonstran banyak yang ditangkap dan disiksa oleh rezim Lukashenko.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Dituduh Mencuri, Tentara AS Ditangkap di Rusia

Dituduh Mencuri, Tentara AS Ditangkap di Rusia

Global
Isi Usulan Gencatan Senjata di Gaza yang Disetujui Hamas, Mencakup 3 Fase 

Isi Usulan Gencatan Senjata di Gaza yang Disetujui Hamas, Mencakup 3 Fase 

Global
Sisa-sisa Kerangka Manusia Ditemukan di Bunker Perang Dunia II

Sisa-sisa Kerangka Manusia Ditemukan di Bunker Perang Dunia II

Global
Protes Gaza Kampus AS: Rusuh di MIT, Wisuda Sejumlah Kampus Pertimbangkan Keamanan

Protes Gaza Kampus AS: Rusuh di MIT, Wisuda Sejumlah Kampus Pertimbangkan Keamanan

Global
Warga Kuba Terpikat Jadi Tentara Rusia karena Gaji Besar dan Paspor

Warga Kuba Terpikat Jadi Tentara Rusia karena Gaji Besar dan Paspor

Internasional
Warga Rafah Menari dan Bersorak Mendengar Hamas Terima Usulan Gencatan Senjata di Gaza...

Warga Rafah Menari dan Bersorak Mendengar Hamas Terima Usulan Gencatan Senjata di Gaza...

Global
Rangkuman Hari Ke-803 Serangan Rusia ke Ukraina: Atlet Ukraina Tewas | Tentara Latihan Senjata Nuklir

Rangkuman Hari Ke-803 Serangan Rusia ke Ukraina: Atlet Ukraina Tewas | Tentara Latihan Senjata Nuklir

Global
5 Orang Tewas di Rafah dalam Serangan Udara Israel Semalam

5 Orang Tewas di Rafah dalam Serangan Udara Israel Semalam

Global
Juara Angkat Besi Eropa Ini Tewas dalam Perang Membela Ukraina

Juara Angkat Besi Eropa Ini Tewas dalam Perang Membela Ukraina

Global
Israel Bersumpah Lanjutkan Serangan di Rafah, sebab Gencatan Senjata Tak Pasti

Israel Bersumpah Lanjutkan Serangan di Rafah, sebab Gencatan Senjata Tak Pasti

Global
Taiwan Kembangkan Sistem Satelit Serupa Starlink Milik Elon Musk

Taiwan Kembangkan Sistem Satelit Serupa Starlink Milik Elon Musk

Internasional
[POPULER GLOBAL] Warga Gaza Diperintahkan Mengungsi | Kucing Terjebak Masuk Kardus Paket

[POPULER GLOBAL] Warga Gaza Diperintahkan Mengungsi | Kucing Terjebak Masuk Kardus Paket

Global
Hamas Terima Usulan Gencatan Senjata di Gaza, Jeda Perang 7 Bulan

Hamas Terima Usulan Gencatan Senjata di Gaza, Jeda Perang 7 Bulan

Global
Inilah Wombat Tertua di Dunia, Usianya 35 Tahun

Inilah Wombat Tertua di Dunia, Usianya 35 Tahun

Global
Biden Akan Bicara ke Netanyahu Usai Israel Perintahkan Warga Rafah Mengungsi

Biden Akan Bicara ke Netanyahu Usai Israel Perintahkan Warga Rafah Mengungsi

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com