Peringatan Jokowi soal Bahaya Omicron, Tembus Imun Tubuh hingga Ekonomi Bisa Jatuh

Kompas.com - 03/12/2021, 13:31 WIB
Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam peringatan dies natalis ke-15 Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada 25 November 2021. Tahun ini, dies natalis UMN mengangkat tema ?Menyongsong 100 Tahun Indonesia Merdeka. DOK. BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDENPresiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam peringatan dies natalis ke-15 Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada 25 November 2021. Tahun ini, dies natalis UMN mengangkat tema ?Menyongsong 100 Tahun Indonesia Merdeka.
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memperingatkan masyarakat Indonesia terkait bahayanya varian baru virus Corona, B.1.1.529 atau varian Omicron.

Jokowi menyebutkan bahwa daya tular varian ini lima kali lebih cepat daripada Delta.

Presiden pun mengingatkan masyarakat agar tetap wapspada. Sebab, dulu varian Delta hanya membutuhkan dua minggu untuk menyebar di Indonesia.

Jokowi mengatakan, varian Omicron sudah masuk ke 29 negara.

"Penularannya ini karena semua masih dalam proses studi, lebih menluar dari varian Delta. Ingat, varian Delta itu menyebar di Indonesia dalam waktu dua hingga tiga minggu semua langsung kena. Ini lebih cepat," kata Jokowi dalam saat memberikan pengarahan kepada para kepala Satuan Kerja di Badung, Bali, yang disiarkan secara virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Jokowi: Omicron Sudah Masuk ke 29 Negara, Penularannya Diperkirakan 5 Kali Lebih Cepat dari Varian Delta

Menurut Jokowi, meskipun studi itu belum final, namun varian baru Omicron ini lima kali lebih cepat menular dibanding Delta.

"Dan kemungkinan besar juga bisa escape immunity. Artinya, dia bisa masuk ke sela-sela antibodi kita yang sudah imun, dia bisa menerobos," katanya.

Oleh karena itu, Jokowi mengimbau semua pihak berhati-hati dan mewaspadai potensi penularan ini.

Sebab, varian baru ini bisa berdampak besar, bukan hanya pada kesehatan, tetapi juga berpengaruh pada ekonomi.

"Karena yang namanya pandemi ini bisa berefek ke beberapa negara itu ke ekonomi jatuh. Ekonomi jatuh itu bisa berimbas kepada politik, sehingga hati-hati," kata Jokowi.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.