Video Banser Berlatih Dibacok Viral, Ketua GP Ansor: Pak Erick Juga Gabung

Kompas.com - 01/12/2021, 11:48 WIB
Sejumlah calon anggota Banser tampak berlatih dibacok sebagai bagian dari rangkaian pelatihan untuk menjadi anggota Banser, badan otonom Nahdlatul Ulama. Tangkap layar video viralSejumlah calon anggota Banser tampak berlatih dibacok sebagai bagian dari rangkaian pelatihan untuk menjadi anggota Banser, badan otonom Nahdlatul Ulama.
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Viral video anggota Banser berlatih tangan dibacok dengan golok tetapi kebal. Video tersebut menyebar di media sosial dan grup-grup WhatsApp.

Dalam video itu tampak belasan orang yang telanjang dada dengan celana mirip seragam Banser dibacok tangannya satu per satu. Mereka antre untuk dibacok tangannya berulang-ulang sambil melantunkan shalawat.

Dikonfirmasi via sambungan WahtsApp, Ketua GP Ansor Rahmat Hidayat Pulungan membenarkan video tersebut. Ia mengatakan video itu merupakan adegan dalam pelatihan dasar untuk menjadi anggota Banser. Adegan dalam video itu berlokasi di Sekolah Citra Alama Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (28/11/2021) lalu.

Pria yang akrab disapa Bang Ucok ini mengatakan, adegan itu merupakan latihan dasar untuk ketahanan tubuh. Mereka dibacok untuk menguji daya tahan dan kekebalan tubuh.

Baca juga: Alasan Ansor-Banser Terima Erick Thohir Sebagai Anggota Kehormatan

Meski demikian, kata Rahmat, pada prinsipnya, pendidikan dasar itu merupakan sebuah simbol melatih keteguhan hati dan kesabaran.

"Itu tujuan utama latihan tersebut. Jadi bukan hanya sebatas fisik, tetapi juga batin," kata Rahmat kepada Kompas.com via WhatsApp, Rabu (1/12/2021).

Ketika ditanya apakah Menteri BUMN Erick Thohir juga ikut berlatih fisik seperti itu, Rahmat mengatakan bahwa semua calon anggota Banser wajib mengikuti tahapan itu.

"Ya, beliau (Erick Thohir) juga gabung. Cuma memang tidak tersorot dalam video itu," kata Rahmat.

Menurutnya, semua calon anggota Banser, termasuk Erick Thohir, sebelumnya mengamalkan semacam wirid dan doa-doa sebelum diuji fisik tersebut.

"Meski Pak Erick kebal namun jangan dipertunjukkan atau digunakan untuk hal-hal negatif. Intinya bahwa latihan itu pada dasarnya melatih diri agar sabar dan tahan atas setiap caci maki orang lain. Itu yang pentingnya," kata Rahmat.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.