Alasan Pemerintah Jadikan Tes PCR sebagai Syarat Wajib Naik Pesawat

Kompas.com - 23/10/2021, 06:50 WIB
Syarat naik pesawat terbaru yakni harus menggunakan tes RT PCR. Dok. Prokompim Kabupaten BloraSyarat naik pesawat terbaru yakni harus menggunakan tes RT PCR.

KOMPAS.com - Pemerintah menetapkan syarat terbaru naik pesawat terbang selama masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Perpanjangan periode PPKM kali ini berlaku selama dua pekan terhitung dari 19 Oktober 2021 - 1 November 2021. Sedangkan syarat terbaru naik pesawat ini akan efektif mulai 24 Oktober 2021.

Aturan mengenai syarat perjalanan menggunakan pesawat terbang itu tertuang dalam aturan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM Level 1-3 di Jawa-Bali.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa untuk melakukan perjalanan udara, penumpang wajib menyertakan hasil tes PCR negatif.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Ini berbeda dari ketentuan sebelumnya yakni pelaku perjalanan udara yang sudah divaksinasi dua dosis boleh menunjukkan hasil tes antigen sebagai syarat perjalanan. Sedangkan PCR harus digunakan oleh mereka yang baru vaksin dosis pertama.

Perubahan kebijakan ini menuai pro dan kontra terutama di media sosial. Banyak warganet yang mempertanyakan alasan pemerintah mentapkan tes PCR jadi syarat naik pesawat terbang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penjelasan Satgas Covid-19 dan Kemenhub

Melansir Kompas.com, Rabu (20/10/2021), Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perubahan aturan syarat perjalanan udara dari tes antigen menjadi tes PCR tersebut karena adanya peningkatan kapasitas penumpang.

Sehingga, kata dia, perubahan tersebut perlu dilakukan sebagai bentuk peningkatan skrining.

"Alasannya prinsip kehati-hatian dan bertahap. Artinya, dengan peningkatan jumlah kapasitas penumpang (pesawat), perlu ditingkatkan screeningnya agar terdeteksi dan tidak ada yang lolos," ujar Wiku, saat dikonfirmasi Kompas.com.

Sementara Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Alexander Ginting menuturkan, kebijakan baru ini diberlakukan demi mencegah meluasnya penularan covid-19 karena mobilitas masyarakat yang sudah mulai meningkat.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.