Bisakah Google Hapus Aplikasi Pinjol Ilegal di Play Store?

Kompas.com - 16/10/2021, 07:03 WIB
Sebanyak 89 pegawai kantor pinjaman online ilegal tiba di Mapolda Jabar, Jumat (15/10/2021). Petugas tengah mengumpulkan mereka untuk kemudian diperiksa di kantor Ditreskrimsus Polda Jabar. KOMPAS.COM/AGIE PERMADISebanyak 89 pegawai kantor pinjaman online ilegal tiba di Mapolda Jabar, Jumat (15/10/2021). Petugas tengah mengumpulkan mereka untuk kemudian diperiksa di kantor Ditreskrimsus Polda Jabar.
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menghapus 151 platform pinjaman online (pinjol) ilegal.

Aplikasi pinjol tersebut tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

Namun demikian, masih ada beberapa aplikasi pinjol ilegal yang ditemukan di Google Play Store meski tidak bisa diunduh.

Terkait hal itu, pihak Google menyatakan bisa menghapus aplikasi pinjol ilegal tetapi harus berdasarkan permintaan dari pemerintah dan sudah melalui proses peninjauan menyeluruh.

"Kami mengandalkan pemerintah untuk memberi tahu kami tentang konten yang mereka yakini ilegal melalui proses resmi, dan akan membatasi sebagaimana mestinya setelah peninjauan menyeluruh," jelas perwakilan Google kepada Kompas.com, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: Google Hapus Aplikasi Pinjol Ilegal dari Play Store Jika Diminta Pemerintah

Selain menunggu permohonan dari pemerintah, Google juga memperketat izin pendaftaran aplikasi pinjol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak 28 Juli, Google hanya mengizinkan aplikasi pinjaman pribadi yang sudah terdaftar dan mendapat izin dari OJK. Saat mendaftar, pengembang aplikasi harus menyertakan dokumen dari OJK sebagai bukti.

"Sesuai dengan kebijakan kami, harus ada nomor yang terdaftar di OJK atau minimal nomor registrasi pendaftaran ke OJK," jelas perwakilan Google Indonesia kepada Kompas.com, Jumat (15/10/2021).

Kebijakan ini tertuang di laman Pusat Kebijakan Jasa Keuangan Pinjaman Pribadi Google. Aturan ini berlaku khusus di wilayah India dan Indonesia.

Dengan adanya kebijakan ini, jika ada aplikasi pinjaman online yang dinilai melanggar aturan, maka Google akan melakukan "penegakan".

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.