Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apakah Hari Kartini 21 April 2024 Tanggal Merah?

Kompas.com - 18/04/2024, 07:00 WIB
Diva Lufiana Putri,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini setiap 21 April. Peringatan ini bertepatan dengan hari lahir pahlawan nasional Raden Ajeng (RA) Kartini.

RA Kartini merupakan tokoh wanita asal Jepara, Jawa Tengah, yang gigih dalam memperjuangkan emansipasi perempuan.

Kartini dikenal gemar menulis buah pikirannya melalui surat-surat yang dikirim kepada teman-temannya.

Surat-surat tersebut kemudian dikumpulkan dan diterbitkan oleh Balai Pusataka pada 1922 menjadi sebuah buku berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran.

Menjadi hari peringatan kelahiran pahlawan wanita Tanah Air, apakah Hari Kartini 21 April ditetapkan sebagai libur nasional?

Baca juga: Sering Dikenakan di Perayaan Hari Kartini, Begini Sejarah Kebaya


Hari Kartini 21 April 2024 libur?

Ketentuan libur nasional dan cuti bersama telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Pada 2024, tiga menteri melalui SKB Nomor 236, 1, dan 2 Tahun 2024 mengatur tanggal merah yang merupakan hari libur nasional sepanjang tahun.

Sayangnya, Hari Kartini 21 April tidak termasuk dalam libur nasional yang ditentukan oleh pemerintah.

Sepanjang bulan ini, pemerintah hanya memberikan dua hari libur nasional, yakni hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah yang jatuh pada 10-11 April 2024.

Dengan demikian, kalender Indonesia tidak menetapkan 21 April sebagai tanggal merah.

Meski bukan libur nasional, Hari Kartini 2024 akan jatuh pada Minggu (21/4/2024) yang merupakan akhir pekan.

Artinya, masyarakat Indonesia masih bisa menikmati tanggal merah tepat saat peringatan Hari Kartini pada tahun ini.

Baca juga: Mengapa Tanggal 21 April Diperingati sebagai Hari Kartini?

Sejarah penetapan Hari Kartini

Dilansir dari laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, penetapan Hari Kartini bermula dari penerbitan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 108 Tahun 1964 pada 2 Mei 1964.

Keppres yang dikeluarkan pada masa Presiden Soekarno itu menetapkan RA Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Indonesia.

Di hari yang sama, Soekarno juga menetapkan hari lahir pahlawan perempuan ini, 21 April, sebagai Hari Kartini.

Halaman:

Terkini Lainnya

Kisah Bocah 7 Tahun di Nepal Tak Sengaja Telan Pensil Sepanjang 10 Cm

Kisah Bocah 7 Tahun di Nepal Tak Sengaja Telan Pensil Sepanjang 10 Cm

Tren
Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Terbanyak, Menaker: Selama Ini Memang 'Jaka Sembung'

Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Terbanyak, Menaker: Selama Ini Memang "Jaka Sembung"

Tren
Penelitian Ungkap Mikroplastik Sekarang Terdeteksi di Testis Manusia

Penelitian Ungkap Mikroplastik Sekarang Terdeteksi di Testis Manusia

Tren
Kuning Telur Direbus hingga Keabuan Disebut Tidak Sehat, Benarkah?

Kuning Telur Direbus hingga Keabuan Disebut Tidak Sehat, Benarkah?

Tren
Presiden Iran Meninggal, Apa Pengaruhnya bagi Geopolitik Dunia?

Presiden Iran Meninggal, Apa Pengaruhnya bagi Geopolitik Dunia?

Tren
Tanda Seseorang Kemungkinan Psikopat, Salah Satunya dari Gerakan Kepala

Tanda Seseorang Kemungkinan Psikopat, Salah Satunya dari Gerakan Kepala

Tren
5 Pillihan Ikan untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Tubuh Lebih Sehat

5 Pillihan Ikan untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Tubuh Lebih Sehat

Tren
Apakah Masyarakat yang Tidak Memiliki NPWP Tak Perlu Membayar Pajak?

Apakah Masyarakat yang Tidak Memiliki NPWP Tak Perlu Membayar Pajak?

Tren
BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 21-22 Mei 2024

BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 21-22 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Kasus Covid-19 di Singapura Naik Hampir Dua Kali Lipat | Ayah dan Anak Berlayar Menuju Tempat Terpencil di Dunia

[POPULER TREN] Kasus Covid-19 di Singapura Naik Hampir Dua Kali Lipat | Ayah dan Anak Berlayar Menuju Tempat Terpencil di Dunia

Tren
Apa Perbedaan Presiden dan Pemimpin Tertinggi di Iran?

Apa Perbedaan Presiden dan Pemimpin Tertinggi di Iran?

Tren
Jadwal dan Susunan Peringatan Waisak 2024 di Borobudur, Ada Festival Lampion

Jadwal dan Susunan Peringatan Waisak 2024 di Borobudur, Ada Festival Lampion

Tren
Berkaca dari Kasus Wanita Diteror Teman Sekolah di Surabaya, Apakah Stalker atau Penguntit Bisa Dipidana?

Berkaca dari Kasus Wanita Diteror Teman Sekolah di Surabaya, Apakah Stalker atau Penguntit Bisa Dipidana?

Tren
Studi Ungkap Obesitas pada Anak Bisa Kurangi Setengah Harapan Hidupnya

Studi Ungkap Obesitas pada Anak Bisa Kurangi Setengah Harapan Hidupnya

Tren
Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal karena Kecelakaan Helikopter, Siapa Penggantinya?

Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal karena Kecelakaan Helikopter, Siapa Penggantinya?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com