Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Reaksi Sejumlah Pemimpin Dunia terhadap Serangan Iran ke Israel

Kompas.com - 15/04/2024, 13:49 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

7. Perancis

Menteri Luar Negeri Perancis Stephane Sejourne mengatakan bahwa Iran telah mengambil langkah baru dalam tindakan destabilisasi dan mengambil risiko eskalasi militer.

8. Jerman

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan, negaranya akan melakukan segala kemungkinan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah.

“Kami hanya bisa memperingatkan Iran secara khusus. Adalah baik bahwa Israel, bersama dengan mitra-mitranya, telah berhasil menangkis serangan ini,” katanya dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock juga mengutuk serangan yang dinilai dapat menjerumuskan seluruh kawasan ke dalam kekacauan.

"Iran dan proksinya harus segera menghentikan hal ini. Israel menawarkan solidaritas penuh kami saat ini,” tambahnya.

9. India

India mengungkapkan keprihatinan atas meningkatnya permusuhan antara Israel dan Iran, yang mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan tersebut.

“Kami menyerukan deeskalasi segera, menahan diri, mundur dari kekerasan, dan kembali ke jalur diplomasi,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Ia mengatakan, pihaknya akan memantau dengan cermat perkembangan situasi dan kedutaan besar India di wilayah tersebut selalu berhubungan erat dengan komunitas India.

“Sangat penting untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan ini,” kata pernyataan itu lebih lanjut.

10. Yordania

Perdana Menteri Yordania Bisher Khasawneh mengatakan, eskalasi apa pun di wilayah tersebut akan mengarah pada “jalan berbahaya”.

Selain itu, semua pihak diimbau untuk mengurangi eskalasi agar tidak semakin memanas.

Dalam sambutannya kepada kabinet, Khasawneh mengatakan angkatan bersenjata negara itu akan menghadapi segala upaya pihak mana pun yang berupaya membahayakan keamanan kerajaan.

11. Lebanon

Kelompok Hizbullah Lebanon memuji serangan Iran terhadap Israel dan menggambarkannya sebagai tindakan yang berani.

Hizbullah yang didukung Iran menambahkan dalam sebuah pernyataan bahwa Iran telah menggunakan hak-hak hukumnya meskipun ada ancaman, intimidasi dan tekanan.

12. Malaysia

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyebut serangan Iran sebagai “konsekuensi dari pemerintah Israel yang melanggar hukum internasional” dengan mengebom konsulat Iran pada 1 April 2024.

Dia mengatakan, kekerasan antara kedua negara yang bersaing di kawasan itu tidak baik bagi perekonomian dan perdamaian dunia.

“Perang antara Iran dan Israel yang dimulai setelah pemerintah Zionis Israel menyerang kedutaan Iran, yang bertentangan dengan hukum internasional, adalah konsekuensi dari tindakan seseorang. Ketika Anda melanggar hukum, Anda mengundang reaksi,” ungkapnya.

Baca juga: Ini Peringatan Iran jika Israel dan AS Lakukan Serangan Balasan

13. Pakistan

Dalam sebuah pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan, eskalasi yang terjadi saat ini menunjukkan konsekuensi dari gagalnya diplomasi.

“Hal ini juga menggarisbawahi dampak 'buruk' jika Dewan Keamanan PBB tidak mampu memenuhi tanggung jawabnya dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama berbulan-bulan Pakistan telah menggarisbawahi perlunya upaya internasional untuk mencegah perluasan permusuhan di wilayah tersebut dan gencatan senjata di Gaza.

“Saat ini sangat mendesak untuk menstabilkan situasi dan memulihkan perdamaian. Kami meminta semua pihak untuk menahan diri semaksimal mungkin,” tutupnya.

14. Qatar

Negara Teluk tersebut meminta semua pihak terkait untuk menghentikan eskalasi dan menahan diri sepenuhnya.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar turut menyatakan keprihatinan mendalamnya terhadap perkembangan di kawasan Timur Tengah tersebut.

Ia meminta agar semua pihak untuk menghentikan eskalasi, meningkatkan ketenangan dan menahan diri secara maksimal.

15. Rusia

Rusia mengatakan pihaknya sangat prihatin dengan serangan Iran terhadap Israel dan meminta semua pihak untuk menahan diri.

“Kami menyampaikan keprihatinan kami yang luar biasa atas eskalasi berbahaya lainnya di kawasan ini. Kami menyerukan semua pihak yang terlibat untuk menahan diri,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

“Kami telah berulang kali memperingatkan bahwa banyaknya krisis yang belum terselesaikan di Timur Tengah, terutama di zona konflik Palestina-Israel, yang seringkali dipicu oleh tindakan provokatif yang tidak bertanggung jawab, akan meningkatkan ketegangan,” tambahnya.

16. Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri Saudi mengeluarkan pernyataan terkait keprihatinannya terhadap “eskalasi militer” dan menyerukan agar semua pihak untuk menahan diri untuk menghindari bahaya perang.

Mereka juga mendesak supaya Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tanggung jawab dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Baca juga: Israel Sesumbar 99 Persen Rudal dan Drone Iran Dapat Ditangkis

17. Spanyol

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez menyerukan agar pihak-pihak lainnya menahan diri dalam merespons serangan Iran ke Israel pada Sabtu malam.

“Kami mengikuti dengan sangat prihatin perkembangan situasi di Timur Tengah. Kita harus menghindari eskalasi regional,” tulisnya dalam media sosial X.

18. Turkiye

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan, pihaknya tidak ingin ketegangan lebih lanjut terjadi di wilayah tersebut setelah serangan pesawat tak berawak dan rudal Iran terhadap Israel.

Anadolu Agency melaporkan, Fidan mengadakan pembicaraan telepon dengan Cameron dari Inggris. Keduanya sepakat bahwa kawasan tersebut tidak boleh mengalami eskalasi lebih lanjut.

19. Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengutuk serangan pesawat tak berawak dan rudal Iran, serta menyerukan upaya untuk mencegah eskalasi lebih lanjut konflik Timur Tengah.

“Tindakan Iran mengancam seluruh kawasan dan dunia, sama seperti tindakan Rusia yang mengancam konflik yang lebih besar, dan kolaborasi nyata antara kedua rezim dalam menyebarkan teror harus mendapat tanggapan yang tegas dan bersatu dari dunia,” tulisnya di X.

20. Britania Raya

Perdana Menteri Britania Raya, Rishi Sunak menggambarkan serangan Iran ke Israel sebagai tindakan yang sembrono.

“Iran sekali lagi menunjukkan niatnya untuk menabur kekacauan di wilayahnya sendiri,” katanya dalam sebuah pernyataan yang diposting di X.

“Inggris akan terus membela keamanan Israel dan semua mitra regional kami, termasuk Yordania dan Irak,” tambahnya.

Baca juga: Israel Akan Membalas Serangan Iran pada Waktu yang Tepat

21. Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden menjanjikan dukungan keahlian bagi Israel setelah mengadakan pertemuan darurat dengan para pejabat tinggi keamanan.

"Saya baru saja bertemu dengan tim keamanan nasional saya untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai serangan Iran terhadap Israel. Komitmen kami terhadap keamanan Israel terhadap ancaman dari Iran dan proksi-proksi mereka sangat kuat," kata Biden di X dikutip dari Economic Times.

22. Kanada

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan kepada wartawan di Ottawa bahwa negaranya dengan tegas mengutuk serangan udara Iran dan menyatakan dukungannya pada Israel.

“Kami mendukung Israel,” kata Trudeau.

“Setelah mendukung serangan brutal Hamas pada tanggal 7 Oktober, tindakan rezim terbaru Iran akan semakin mengganggu stabilitas kawasan dan tercapainya perdamaian abadi,” tambahnya.

Baca juga: 4 Potensi Dampak Serangan Iran ke Israel bagi Perekonomian Indonesia

23. Italia

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan bahwa negaranya mengikuti situasi ini dengan penuh perhatian dan ketenangan.

Ia menambahkan bahwa ia bermaksud siap untuk menangani segala jenis skenario yang terjadi.

24. Meksiko

Pemerintah Meksiko mengatakan bahwa mereka mengutuk penggunaan kekerasan dalam hubungan internasional.

Selain itu, mereka juga mendorong semua pihak untuk menahan diri dan mencari solusi secara damai" untuk menghindari konflik regional yang lebih luas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com