Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Suplemen yang Bisa Berdampak Buruk pada Ginjal

Kompas.com - 17/05/2024, 16:00 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Suplemen adalah salah satu produk yang bisa dikonsumsi seseorang untuk meningkatkan kesehatan dan memenuhi asupan harian nutrisi tertentu.

Saat ini, banyak orang yang sudah familiar mengenai manfaat suplemen kesehatan. Namun, terdapat pula sejumlah suplemen yang juga bisa berdampak buruk pada ginjal jika dikonsumsi berlebihan.

Oleh karena itu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengonsumsi suplemen tertentu agar tidak menimbulkan efek samping serta reaksi dengan obat tertentu.

Lantas, apa saja suplemen tersebut?

Baca juga: 2 Suplemen yang Memiliki Efek Samping Menaikkan Berat Badan

5 suplemen yang bisa berdampak buruk pada ginjal

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut sejumlah suplemen yang bisa berdampak buruk pada ginjal jika dikonsumsi berlebihan:

1. Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu suplemen yang bisa berdampak buruk pada ginjal jika mengonsumsinya secara berlebihan.

Ahli farmasi Angela Dori mengungkapkan, kelebihan vitamin C akan membentuk oksalat yang menyebabkan munculnya batu ginjal.

Ia mengungkapkan, beberapa orang mengonsumsi suplemen ini dalam dosis 1.000 mg per hari. Padahal dosis yang dianjurkan hanya sebesar 75 mg.

“Vitamin C dosis tinggi dan beracun telah terbukti menyebabkan hiperoksaluria (ekskresi oksalat urine berlebihan) dan komplikasi seperti cedera ginjal akut,” ujar Dori dikutip dari BestLife.

2. Kunyit

Dori menyampaikan, suplemen kunyit juga bisa menyebabkan dampak buruk pada ginjal seseorang.

Meski dikenal dengan kandungan utamanya bernama kurkumin sebagai antiinflamasi, kunyit bisa memicu batu ginjal.

Kunyit diketahui mengandung oksalat yang dapat mengikat mineral dan dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

Suplemen ini aman dikonsumsi dengan kadar 500 sampai 1.000 miligram per hari untuk mendapatkan manfaatnya.

Baca juga: 4 Suplemen untuk Menambah Nafsu Makan, Apa Saja?

3. Kalsium

Lebih lanjut, Dori menyampaikan bahwa sebaiknya menghindari kalsium dosis tinggi, apalagi jika dikonsumsi dengan vitamin C.

“Kalsium dikeluarkan melalui urine, dan sebagian besar batu ginjal terdiri dari kalsium dan oksalat,” ucap Dori.

Namun, ia mengungkapkan bahwa konsumsi magnesium dan vitamin B6 dapat membantu mengimbangi efek suplemen kalsium. Namun, itu perlu pengawasan dokter.

Halaman:

Terkini Lainnya

Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang Selesai Dibangun 1,5 Bulan, Bagaimana Kualitasnya?

Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang Selesai Dibangun 1,5 Bulan, Bagaimana Kualitasnya?

Tren
BMKG: Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 25-26 Juni 2024

BMKG: Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 25-26 Juni 2024

Tren
[POPULER TREN] Tiktoker Jepang Masak Cendol dengan Tauge | Cara Cek NIK Jadi NPWP atau Belum

[POPULER TREN] Tiktoker Jepang Masak Cendol dengan Tauge | Cara Cek NIK Jadi NPWP atau Belum

Tren
Kronologi Pesawat Korean Airlines Tujuan Taiwan Terjun Bebas 8.000 Meter

Kronologi Pesawat Korean Airlines Tujuan Taiwan Terjun Bebas 8.000 Meter

Tren
Peneliti Temukan Sungai Purba yang Aktif 40 Juta Tahun Lalu dan Mengalir di Bawah Antarktika

Peneliti Temukan Sungai Purba yang Aktif 40 Juta Tahun Lalu dan Mengalir di Bawah Antarktika

Tren
Video Viral Bocah Pesepeda Kena Pukul 'Driver' Ojol Saat Bikin Konten di Jalur Sepeda Jakpus

Video Viral Bocah Pesepeda Kena Pukul "Driver" Ojol Saat Bikin Konten di Jalur Sepeda Jakpus

Tren
Dukungan ke Palestina Terus Mengalir, Giliran Kuba Gugat Israel ke ICJ

Dukungan ke Palestina Terus Mengalir, Giliran Kuba Gugat Israel ke ICJ

Tren
Suhu Dieng Capai Minus 0,57 Derajat Celsius di Musim Kemarau, sampai Kapan Berlangsung?

Suhu Dieng Capai Minus 0,57 Derajat Celsius di Musim Kemarau, sampai Kapan Berlangsung?

Tren
3 Wilayah Jateng yang Berpotensi Kekeringan 24-30 Juni 2024, Mana Saja?

3 Wilayah Jateng yang Berpotensi Kekeringan 24-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Paus Fransiskus Minta Imam Persingkat Khotbah agar Umat Tidak Tertidur

Paus Fransiskus Minta Imam Persingkat Khotbah agar Umat Tidak Tertidur

Tren
Rincian Biaya Kuliah UPN Veteran Jakarta Jalur Mandiri 2024/2025

Rincian Biaya Kuliah UPN Veteran Jakarta Jalur Mandiri 2024/2025

Tren
Menlu Norwegia dan Bank Dunia Perkirakan Otoritas Palestina Akan Runtuh Tahun Ini

Menlu Norwegia dan Bank Dunia Perkirakan Otoritas Palestina Akan Runtuh Tahun Ini

Tren
Mobil Dinas TNI di Lokasi Penggerebekan Uang Palsu Rp 22 M Dipakai Warga Sipil, Ini Kata Kapuspen

Mobil Dinas TNI di Lokasi Penggerebekan Uang Palsu Rp 22 M Dipakai Warga Sipil, Ini Kata Kapuspen

Tren
Apakah Ada Denda jika Tidak Memadankan NIK-NPWP sampai 30 Juni? Ini Penjelasan DJP

Apakah Ada Denda jika Tidak Memadankan NIK-NPWP sampai 30 Juni? Ini Penjelasan DJP

Tren
Kominfo Putus Internet dari Kamboja-Filipina, Efektif Berantas Judi Online?

Kominfo Putus Internet dari Kamboja-Filipina, Efektif Berantas Judi Online?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com