Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Efek Samping Daun Pepaya, Ketahui Takaran yang Aman bagi Kesehatan

Kompas.com - 09/08/2023, 16:30 WIB
Diva Lufiana Putri,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Selain buahnya, daun pepaya dengan cita rasa cenderung pahit juga banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Daun dari tanaman Carica papaya ini kaya akan segudang nutrisi, termasuk protein, kalsium, fosfor, zat besi, dan karbohidrat.

Dilansir dari laman Faperta Umsu, kandungan enzim papain dalam pepaya membantu mencegah penyakit demam berdarah dengan meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh.

Kehadiran vitamin A, C, dan E dalam bahan pangan ini turut berperan penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.

Sama seperti buahnya, daun pepaya pun dapat membantu mengatasi masalah pencernaan, termasuk meredakan mulas.

Namun, selain manfaat, daun pepaya juga memiliki sejumlah efek samping bagi tubuh.

Apa saja efek samping daun pepaya?

Baca juga: 3 Efek Samping Daun Singkong, Waspadai Kandungan Sianida Alaminya!


Efek samping daun pepaya

Dikutip dari laman Healthline, daun pepaya mengandung senyawa khas tanaman yang telah menunjukkan potensi kesehatan, baik dalam penelitian tabung reaksi maupun hewan.

Meski penelitian terhadap manusia masih kurang, saat ini daun pepaya telah banyak diolah menjadi hidangan sehat, teh, jus, bahkan suplemen penunjang kesehatan.

Sebuah penelitian hewan pada 2014 menemukan, daun tanaman ini tidak memiliki efek toksik bahkan pada dosis yang sangat besar.

Kendati demikian, beberapa penelitian menunjukkan efek samping daun pepaya pada manusia.

Berikut sejumlah efek sampingnya:

1. Alergi

Ilustrasi daun pepaya muda. SHUTTERSTOCK/CHRISTINA SIOW Ilustrasi daun pepaya muda.

Seperti bahan pangan pada umumnya, daun pepaya dapat menyebabkan reaksi alergi di beberapa orang.

Alergi makanan adalah suatu reaksi saat sistem kekebalan tubuh keliru merespons makanan atau minuman sebagai ancaman.

Saat terkena alergi, tubuh akan mengeluarkan gejala bermacam-macam, seperti ruam, bentol, atau gatal.

Tak hanya itu, pada kasus parah, alergi makanan berpotensi menyebabkan anafilaksis yang dapat berujung pada kematian.

2. Rusak saluran pencernaan

Dilansir dari Kompas.com (8/3/2021), efek samping daun pepaya selanjutnya adalah potensi merusak saluran pencernaan.

Bahaya ini dapat terjadi jika mengonsumsi daun Carica papaya dalam jumlah banyak.

Pasalnya, kandungan enzim papain yang ikut masuk saat dikonsumsi dapat merusak esofagus atau kerongkongan, bagian tabung otot berongga yang memanjang dari leher hingga lambung.

Baca juga: Baik untuk Rambut, Minyak Kemiri Punya Efek Samping yang Jarang Diketahui, Apa Itu?

3. Iritasi kulit

Salah satu efek samping daun pepaya adalah memicu reaksi alergi jika dioleskan langsung ke kulit.Shutterstock/Kmpzzz Salah satu efek samping daun pepaya adalah memicu reaksi alergi jika dioleskan langsung ke kulit.

Sebenarnya, daun pepaya yang digunakan secara topikal atau dioleskan langsung dapat menjaga kulit tetap lembut, bersih, dan tampak awet muda.

Menurut penelitian pada 2012 dan 2016, enzim papain membantu mengangkat sel kulit mati dan mengurangi pori-pori tersumbat, rambut tumbuh ke dalam atau ingrown hairs, serta jerawat.

Namun, tanaman ini masih berpotensi membawa efek samping meski hanya ditempel pada kulit dan bukan dimakan.

Pada penderita kulit sensitif, menempelkan daun pepaya yang tentu mengandung papain dapat mengakibatkan iritasi, seperti kulit merah dan gatal.

4. Belum tentu aman untuk wanita hamil

Hingga kini, belum ada penelitian ilmiah yang menegaskan efek samping konsumsi daun pepaya terhadap wanita hamil, janin, dan wanita menyusui.

Oleh karena itu, jika sedang dalam kondisi hamil atau menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi olahan daun pepaya, terutama dalam bentuk suplemen.

Baca juga: Waspadai 4 Efek Samping Air Hangat jika Diminum dalam Kondisi Keliru

Rekomendasi takaran daun pepaya yang aman

Masih dari Healthline, saat ini tidak ada cukup bukti untuk membuat rekomendasi dosis atau takaran yang tepat untuk penggunaan daun pepaya.

Akan tetapi, berdasarkan penelitian yang tertuang dalam British Medical Journal (2015), mengonsumsi tiga dosis atau maksimal satu ons ekstrak daun pepaya per hari dianggap aman.

Tak hanya aman, takaran tersebut juga dianggap efektif untuk mengobati penyakit demam berdarah.

Jika tidak yakin berapa banyak daun yang harus dikonsumsi, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Tren
Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Tren
Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Tren
Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Tren
Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Tren
Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Tren
Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Tren
Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Tren
Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Tren
Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Tren
Kata Media Asing soal PDN Diserang 'Ransomware', Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Kata Media Asing soal PDN Diserang "Ransomware", Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Tren
Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Tren
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Tren
Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Tren
7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com