Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramai soal Penumpang Menumpuk di Stasiun Manggarai, Ini Kata KCI hingga Kemenhub

Kompas.com - 27/01/2023, 15:45 WIB
Nur Rohmi Aida,
Alicia Diahwahyuningtyas,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah unggahan foto memperlihatkan antrean penumpang yang menumpuk di Stasiun Manggarai, ramai di media sosial Twitter, Kamis (25/1/2023).

Dalam unggahan gambar di akun Twitter @ozzan itu menggambarkan kondisi stasiun yang sesak dan dipenuhi oleh penumpang terutama di bagian tangga. 

"Akibat bangun stasiun cuma mikirin asal megah. Tidak dipikirin flow arus menusia pengguna kereta. Selamat sore arsitektur, penanggung-jawab proyek pimpinan @KAI121 @CommuterLine.. Suasana penuh risiko sedang terjadi.. Semoga kalian tenang @CurhatKRL @krlmania," ungkap akun ini.

Hingga Jumat (27/1/2023), unggahan itu sudah ditonton sebanyak 1,4 juta dan disukai lebih dari 11.000 warganet. 

Respons warganet

Sejumlah warganet merespons unggahan tersebut dan mengatakan kondisi penumpukan penumpang di jam-jam padat sudah sering terjadi 

"Ini sudah sejak dulu kayak gini, udah dicomplain sana sini sampai sekarang ga ada tindak lanjutnya juga. Heran. cc: @perkeretaapian dibantulah jangan cuma pasang tulisan I love DJKA aja di sana," tulis akun @redfoxnotes.

"Bahaya juga crowd control ga bagus di tempat padat nan sempit begini," kata @sudiyah262.

"Yg desaignnya ga pernah naik kereta, tiang aja ada yg kegedean sampe ngalangin jalan lho trs jumlah tangga naik turun juga KURANG, gelo dh harusnya luas tangganya trs tiap tangga dilengkapi tangga manual & eskalator, coba dh liat stasiun transit di MRT Singapore," ungkap akun @chikorita77.

Baca juga: Ramai soal Kecelakaan Kereta Api Sancaka dengan Truk Pembawa Mobil, Ini Penjelasan KAI

Penjelasan KCI hingga Kemenhub

Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan saat dihubungi menyampaikan kepadatan yang terjadi di Stasiun Manggarai akibat masih adanya proses pembangunan Stasiun Manggarai. 

"Untuk pengguna commuter yang membludak dapat disampaikan bahwa Stasiun Manggarai masih proses pembangunan sebagai stasiun sentral," kata Leza dihubungi Kompas.com, Jumat (27/1/2023).

Ia mengatakan, persebaran pengguna terjadi saat hari kerja dan terfokus pada jam-jam sibuk seperti pada pukul 05.30-07.30 WIB, serta sore pukul 16.00-18.00 WIB.

Karena persebaran penumpang terfokus pada jam-jam sibuk tersebut maka menurutnya terjadi pertemuan pengguna di Stasiun Manggarai yang datang bersamaan dengan kedatangan kereta KRL.

Ia mengatakan, saat ini KAI Commuter telah mengoperasikan 1.081 perjalanan di wilayah Jabodetabek.

Masyarakat dapat memantau kepadatan stasiun dan perjalanan secara real time menggunakan KRL Access.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Remaja di Jerman Tinggal di Kereta Tiap Hari karena Lebih Murah, Rela Bayar Rp 160 Juta per Tahun

Remaja di Jerman Tinggal di Kereta Tiap Hari karena Lebih Murah, Rela Bayar Rp 160 Juta per Tahun

Tren
Ilmuwan Ungkap Migrasi Setengah Juta Penghuni 'Atlantis yang Hilang' di Lepas Pantai Australia

Ilmuwan Ungkap Migrasi Setengah Juta Penghuni "Atlantis yang Hilang" di Lepas Pantai Australia

Tren
4 Fakta Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang, Lokasi di Jalur Rawan Kecelakaan

4 Fakta Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang, Lokasi di Jalur Rawan Kecelakaan

Tren
Dilema UKT dan Uang Pangkal Kampus, Semakin Beratkan Mahasiswa, tapi Dana Pemerintah Terbatas

Dilema UKT dan Uang Pangkal Kampus, Semakin Beratkan Mahasiswa, tapi Dana Pemerintah Terbatas

Tren
Kopi atau Teh, Pilihan Minuman Pagi Bisa Menentukan Kepribadian Seseorang

Kopi atau Teh, Pilihan Minuman Pagi Bisa Menentukan Kepribadian Seseorang

Tren
8 Latihan yang Meningkatkan Keseimbangan Tubuh, Salah Satunya Berdiri dengan Jari Kaki

8 Latihan yang Meningkatkan Keseimbangan Tubuh, Salah Satunya Berdiri dengan Jari Kaki

Tren
2 Suplemen yang Memiliki Efek Samping Menaikkan Berat Badan

2 Suplemen yang Memiliki Efek Samping Menaikkan Berat Badan

Tren
BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 12-13 Mei 2024

BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 12-13 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca BMKG 11-12 Mei | Peserta BPJS Kesehatan Bisa Berobat Hanya dengan KTP

[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca BMKG 11-12 Mei | Peserta BPJS Kesehatan Bisa Berobat Hanya dengan KTP

Tren
Kronologi Kecelakaan Bus di Subang, 9 Orang Tewas dan Puluhan Luka-luka

Kronologi Kecelakaan Bus di Subang, 9 Orang Tewas dan Puluhan Luka-luka

Tren
Warganet Pertanyakan Mengapa Aurora Tak Muncul di Langit Indonesia, Ini Penjelasan BRIN

Warganet Pertanyakan Mengapa Aurora Tak Muncul di Langit Indonesia, Ini Penjelasan BRIN

Tren
Saya Bukan Otak

Saya Bukan Otak

Tren
Pentingnya “Me Time” untuk Kesehatan Mental dan Ciri Anda Membutuhkannya

Pentingnya “Me Time” untuk Kesehatan Mental dan Ciri Anda Membutuhkannya

Tren
Bus Pariwisata Kecelakaan di Kawasan Ciater, Polisi: Ada 2 Korban Jiwa

Bus Pariwisata Kecelakaan di Kawasan Ciater, Polisi: Ada 2 Korban Jiwa

Tren
8 Misteri di Piramida Agung Giza, Ruang Tersembunyi dan Efek Suara Menakutkan

8 Misteri di Piramida Agung Giza, Ruang Tersembunyi dan Efek Suara Menakutkan

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com