Lowongan Pendamping Produk Halal Kemenag untuk Lulusan SMA, Ini Jadwal dan Syaratnya

Kompas.com - 13/08/2022, 14:30 WIB

KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama (BPJPH Kemenag) membuka rekrutmen 6.179 pendamping Proses Produk Halal (PPH).

Informasi rekrutmen pendamping PPH diumumkan melalui unggahan akun Instagram resmi @halal.indonesia, Jumat (12/8/2022).

Dikonfirmasi Kompas.com, Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham membenarkan informasi rekrutmen tersebut.

"Betul," katanya dalam pesan singkat kepada Kompas.com, Sabtu (13/8/2022) pagi.

Baca juga: Astra Honda Motor Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, Ini Posisi dan Syaratnya

Bertugas bantu sertifikasi halal

Aqil mengatakan, para pendamping PPH ini nantinya bertugas untuk membantu proses sertifikasi halal dengan mekanisme pernyataan pelaku usaha atau self declare.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BPJPH Kementerian Agama RI (@halal.indonesia)

Waktu dan kuota pendaftaran

Dikutip dari laman resmi Kemenag, pendaftaran pendamping PPH akan dibuka mulai 15-31 Agustus 2022.

Rekrutmen pendamping PPH akan digelar di 229 kecamatan di 13 provinsi Indonesia, mulai dari Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Juga dilaksanakan di Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

Terbuka bagi 6.179 orang, berikut kuota pendamping PPH untuk setiap provinsi:

  • Bali: 242 orang
  • Banten: 100 orang
  • DI Yogyakarta: 114 orang
  • DKI Jakarta: 318 orang
  • Jawa Barat: 3.600 orang
  • Jawa Tengah: 800 orang
  • Jawa Timur: 239 orang
  • Kalimantan Timur: 11 orang
  • Kepulauan Bangka Belitung: 33 orang
  • Riau: 17 orang
  • Sulawesi Tengah: 400 orang
  • Sumatera Selatan: 205 orang
  • Sumatera Utara: 100 orang. 

Baca juga: Lowongan Web Developer dan Content Creator Pemprov Bali, Gaji Rp 11 Juta, Tertarik?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot hingga Beda Jumlah Korban Versi Polisi dan Kemenkes

Update Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot hingga Beda Jumlah Korban Versi Polisi dan Kemenkes

Tren
P18, P19, dan P21 Artinya Apa? Ini Kode-kode dalam Berkas Perkara

P18, P19, dan P21 Artinya Apa? Ini Kode-kode dalam Berkas Perkara

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Detik-detik Evakuasi 7 Pahlawan Revolusi dari Sumur Lubang Buaya

Hari Ini dalam Sejarah: Detik-detik Evakuasi 7 Pahlawan Revolusi dari Sumur Lubang Buaya

Tren
Mengapa Sepak Bola Kerap Diwarnai Kerusuhan?

Mengapa Sepak Bola Kerap Diwarnai Kerusuhan?

Tren
[POPULER TREN] Kata Dokter soal Gas Air Mata Bisa Sebabkan Kematian | Cara Masuk Kebun Binatang Ragunan Terbaru

[POPULER TREN] Kata Dokter soal Gas Air Mata Bisa Sebabkan Kematian | Cara Masuk Kebun Binatang Ragunan Terbaru

Tren
Jokowi Minta Menkes Konsultasi dengan WHO soal Status Pandemi

Jokowi Minta Menkes Konsultasi dengan WHO soal Status Pandemi

Tren
Pasta Gigi Disebut Bisa Mengurangi Efek Gas Air Mata, Benarkah?

Pasta Gigi Disebut Bisa Mengurangi Efek Gas Air Mata, Benarkah?

Tren
1618 Lebih Ajaib Dibanding 1089?

1618 Lebih Ajaib Dibanding 1089?

Tren
Update Kasus Kerusuhan Kanjuruhan: Ketua PSSI Didesak Mundur hingga Penghentian Kompetisi

Update Kasus Kerusuhan Kanjuruhan: Ketua PSSI Didesak Mundur hingga Penghentian Kompetisi

Tren
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Copot Kapolres Malang

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Copot Kapolres Malang

Tren
Kentut Selalu Berbau Busuk? Bisa Jadi Anda Mengidap Penyakit Ini

Kentut Selalu Berbau Busuk? Bisa Jadi Anda Mengidap Penyakit Ini

Tren
Pakai Ponsel Saat Berkendara Bisa Kena Denda Rp 750.000 pada Operasi Zebra 2022

Pakai Ponsel Saat Berkendara Bisa Kena Denda Rp 750.000 pada Operasi Zebra 2022

Tren
Kapan Maulid Nabi 2022? Ini Penjelasan Kemenag dan BRIN

Kapan Maulid Nabi 2022? Ini Penjelasan Kemenag dan BRIN

Tren
Ramai soal Penumpang MRT Kena Penalti karena Masuk dan Keluar di Stasiun yang Sama, Ini Penjelasannya!

Ramai soal Penumpang MRT Kena Penalti karena Masuk dan Keluar di Stasiun yang Sama, Ini Penjelasannya!

Tren
Penjelasan Nugroho Setiawan, Satu-satunya Orang Indonesia Pemilik Sertifikat Security Officer FIFA soal Tragedi Kanjuruhan

Penjelasan Nugroho Setiawan, Satu-satunya Orang Indonesia Pemilik Sertifikat Security Officer FIFA soal Tragedi Kanjuruhan

Tren
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.