Hari Kidal Internasional 13 Agustus: Sejarah dan Mitos Orang Kidal

Kompas.com - 13/08/2022, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Hari ini, 13 Agustus diperingati sebagai Hari Kidal Internasional atau International Lefthanders Day.

Hari Kidal Internasional merupakan satu hari khusus bagi pengguna tangan kiri atau kidal untuk merayakan perbedaan dan keunikan mereka.

Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kidal memiliki arti anggota badan bagian kiri seperti tangan, lebih terampil daripada bagian kanan.

Tak hanya bagi seorang kidal, perayaan ini juga menjadi media edukasi bagi masyarakat umum bahwa kidal sama normalnya dengan pemilik dominan tangan kanan.

Baca juga: Profil Mesut Oezil, Si Kidal Genius dari Kota Seribu Api

Sejarah Hari Kidal Internasional

Dilansir dari National Today, Hari Kidal Internasional diprakarsai oleh Dean R Campbell, pendiri Lefthanders Club, pada 1976.

Tujuan utamanya, untuk meningkatkan kesadaran akan kelebihan seorang kidal.

Hari ini sekaligus menjadi penghilang stigma negatif yang melekat pada seorang kidal. Sebab, pada 1600-an, orang kidal dianggap bersekongkol dengan iblis.

Kini pun, sebagai minoritas, orang kidal kerap kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari di tengah dunia yang didominasi orang-orang dengan tangan kanan lebih dominan.

Untuk itu, dengan adanya Hari Kidal Internasional, diharapkan akan lebih banyak fasilitas dan pelayanan umum khusus kidal.

Mitos seputar kidal

ilustrasi tangan kidalDIARMID COURREGES ilustrasi tangan kidal

Dikutip dari BBC, penelitian menunjukkan bahwa 10-12 persen populasi dunia adalah seorang kidal.

Meski hanya mengisi sebagian kecil dari populasi dunia, namun sosok kidal tak sedikit yang menjadi tokoh penting.

Beberapa tokoh yang diketahui bertangan kidal adalah Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama, pendiri Microsoft Bill Gates, pendiri Facebook Mark Zuckerberg, pelukis Leonardo da Vinci.

Di sisi lain, pengguna tangan kiri juga tak luput dari mitos-mitos yang belum jelas kebenarannya.

Berikut mitos seputar kidal, sebagaimana dikutip Kompas.com:

1. Pengguna tangan kiri lebih kreatif

Orang dengan tangan kiri lebih dominan kerap dicap lebih kreatif di bidang seni daripada pengguna tangan kanan.

Faktanya, hampir sebagian besar pekerja seni kreatif justru berasal dari pengguna tangan kanan.

Dilansir dari Reader's Digest, penelitian pada 1995 menyebutkan bahwa laki-laki yang dominan tangan kiri memang lebih kreatif dalam mencari solusi dari sebuah permasalahan.

Namun, kreatif dalam berpikir ini tak berhubungan sama sekali dengan dunia seni yang digeluti oleh para seniman atau pekerja kreatif.

Baca juga: Kidal, Apa Penyebab Orang Gunakan Tangan Kiri Saat Mengerjakan Sesuatu?

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara, Syarat, dan Biaya Lengkap Bikin SIM Baru 2022

Cara, Syarat, dan Biaya Lengkap Bikin SIM Baru 2022

Tren
Profil Ketum PSSI Iwan Bule, Disorot karena Ucapkan 'Hadirin yang Berbahagia' Saat Jumpa Pers Tragedi Kanjuruhan

Profil Ketum PSSI Iwan Bule, Disorot karena Ucapkan "Hadirin yang Berbahagia" Saat Jumpa Pers Tragedi Kanjuruhan

Tren
Program Kartu Prakerja Akan Dilanjutkan pada 2023 dengan Skema Normal

Program Kartu Prakerja Akan Dilanjutkan pada 2023 dengan Skema Normal

Tren
PPKM Level 1 Seluruh Indonesia Diperpanjang hingga 7 November, Ini Aturan Lengkapnya

PPKM Level 1 Seluruh Indonesia Diperpanjang hingga 7 November, Ini Aturan Lengkapnya

Tren
BSU Sudah Tahap 4 tapi Tak Kunjung Dapat? Ini Kemungkinan Penyebabnya

BSU Sudah Tahap 4 tapi Tak Kunjung Dapat? Ini Kemungkinan Penyebabnya

Tren
Ini Susunan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Kanjuruhan

Ini Susunan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Kanjuruhan

Tren
Pangkogabwilhan II Marsda Novyan Samyoga Meninggal Dunia, Ini Sepak Terjangnya

Pangkogabwilhan II Marsda Novyan Samyoga Meninggal Dunia, Ini Sepak Terjangnya

Tren
Update Corona 4 Oktober: Kasus Harian Menurun | Jokowi Sebut Kemungkinan Akhir Pandemi

Update Corona 4 Oktober: Kasus Harian Menurun | Jokowi Sebut Kemungkinan Akhir Pandemi

Tren
BSU Tahap 4 Cair, Ini Cara Pencairan untuk Pekerja dengan Rekening Bank Swasta

BSU Tahap 4 Cair, Ini Cara Pencairan untuk Pekerja dengan Rekening Bank Swasta

Tren
Sanksi Perusahaan yang Tidak Daftarkan Karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan untuk Dapat BSU

Sanksi Perusahaan yang Tidak Daftarkan Karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan untuk Dapat BSU

Tren
Libur Maulid Nabi 2022 Tanggal Berapa? Ini Kata Kemenag dan BRIN

Libur Maulid Nabi 2022 Tanggal Berapa? Ini Kata Kemenag dan BRIN

Tren
Masuk Musim Penghujan, Ini 29 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir hingga 8 Oktober 2022

Masuk Musim Penghujan, Ini 29 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir hingga 8 Oktober 2022

Tren
Update Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot hingga Beda Jumlah Korban Versi Polisi dan Kemenkes

Update Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot hingga Beda Jumlah Korban Versi Polisi dan Kemenkes

Tren
P18, P19, dan P21 Artinya Apa? Ini Kode-kode dalam Berkas Perkara

P18, P19, dan P21 Artinya Apa? Ini Kode-kode dalam Berkas Perkara

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Detik-detik Evakuasi 7 Pahlawan Revolusi dari Sumur Lubang Buaya

Hari Ini dalam Sejarah: Detik-detik Evakuasi 7 Pahlawan Revolusi dari Sumur Lubang Buaya

Tren
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.