Penjelasan BKN soal Ramai Pesan Hoaks Pendaftaran CPNS 2022 Berbayar

Kompas.com - 27/01/2022, 11:00 WIB

KOMPAS.com - Ramai beredar pesan di aplikasi perpesanan Telegram, pendaftaran CPNS 2022 disebut berbayar dengan kuota terbatas.

Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama BKN Satya Pratama menegaskan, penerimaan aparatur sipil negara (ASN) tidak berbayar alias gratis

"Betul (gratis). Kalau penerimaan ASN, pasti tidak dipungut biaya. Pasti diumumkan secara luas dan terencana," ujar Satya, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (26/1/2022).

Sebagaimana diketahui, pesan tersebut disebar di aplikasi Telegram.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) pun membagikan tangkapan layar berstempel hoaks pesan tersebut di akun resmi InstagramFacebook, hingga Twitter BKN, Senin (24/1/2022).

Berikut narasi dalam pesan hoaks tersebut:

"Bagi yg mau ikut Pendaftaan CPNS Tahun 2022 lewat berbayar silahkan PM saya. Kuota Terbatas," demikian bunyi pesan tersebut.

Baca juga: Ramai soal Pendaftaran CPNS 2022 Berbayar Kuota Terbatas, Ini Kata BKN

Masyarakat diimbau berhati-hati

Diketahui, admin grup Telegram tersebut mencatut foto salah satu JPT Madya BKN, yaitu Deputi Pembinaan Manajemen Kepegawaian (PMK).

BKN pun mengimbau masyarakat lebih berhati-hati atas modus penipuan mengatasnamakan penerimaan CASN.

"BKN mengimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati atas modus penipuan penerimaan CASN dengan meminta imbalan uang," kata Satya.

Baca juga: Pemerintah Pastikan Tidak Ada Rekrutmen CPNS pada 2022, Apa Alasannya?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.