Kompas.com - 27/01/2022, 10:31 WIB

KOMPAS.com – Indonesia terpilih secara resmi sebagai presidensi G20 terhitung sejak 1 Desember 2021 hingga KTT G20 pada 20 November 2022.

Adapun serah terima presidensi dari Italia sebagai Presidensi 2021 kepada Indonesia telah dilakukan secara langsung pada 31 Oktober 2021 lalu di Italia.

“Saya sampaikan selamat kepada Italia yang telah sukses menjalankan presidensi G20 di tahun 2021," kata Presiden Jokowi, dikutip dari Kompas.com 1 November lalu

"Indonesia merasa terhormat untuk meneruskan presidensi G20 di tahun 2022," sambungnya.

Terkait dengan adanya presidensi G20 ini, pemerintah tengah melakukan berbagai persiapan untuk menyambutnya.

Lantas, apa manfaat Presidensi G20 bagi Indonesia?

Baca juga: Mengenal G20: Sejarah, Fungsi, dan Kiprah Indonesia di Dalamnya

Manfaat Presindensi G20

Mengutip laman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan setidaknya ada 3 manfaat besar menjadi Presidensi G20 bagi Indonesia

Manfaat tersebut, menurut dia, akan dirasakan di bidang ekonomi, pembangunan sosial dan politik.

Adapun dari aspek ekonomi, diantaranya meningkatkan konsumsi domestik hingga Rp 1,7 triliun, penambahan PDB nasional hingga Rp7,4 triliun, dan pelibatan UMKM.

Begitu juga manfaat penyerapan tenaga kerja sekitar 33 ribu di berbagai sektor.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.